Kapolda Jambi Irjen Krisno H Siregar menanam bibit unggul bawang putih Lumbu Putih di Kerinci .(Dok.Humas Polda Jambi)
KEPALA Kepolisian Daerah Jambi Inspektur Jenderal Krisno H Siregar, menanam bibit bawang putih Lumbu Putih, salah satu varietas unggulan dengan potensi hasil umbi kering antara enam hingga delapan ton per hektare, di Kabupaten Kerinci, Rabu (19/8).
Turut serta dalam aktivitas penanaman bibit bawang putih nan dilakukan serentak secara nasional di 17 provinsi, Rabu itu, antara lain Gubernur Jambi Al Haris, Danrem 042 Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin, Bupati Kerinci Monadi dan ketua DPRD Kabupaten Kerinci Irwandri.
Kegiatan nan bermaksud untuk mengurangi ketergantungan impor komoditi bawang putih itu, dilakukan di atas lahan garapan Kelompok Tani Agri Mulyo di Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Kayu Aro, Kerinci.
“Yang kita tanam hari ini bukan hanya bawang putih. Tetapi juga semangat kemandirian pangan! Kita mau masyarakat mempunyai keahlian untuk memenuhi kebutuhan pangan dari hasil produksi sendiri,” ujar Kapolda Krisno H Siregar.
Krisno menegaskan, aktivitas tersebut tidak berakhir pada seremoni penanaman. Keberhasilan program kudu dilihat dari keberlanjutan produksi, peningkatan kesejahteraan petani, serta keahlian wilayah dalam mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar.
“Jangan sampai aktivitas ini hanya berakhir pada penanaman. Harus kita kawal bersama. Mulai dari proses budidaya sampai hasil panennya. Kalau produksi meningkat dan petani sejahtera, maka program swasembada pangan betul-betul memberikan akibat bagi masyarakat,” bebernya.
Krisno menyebutkan, alam Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh nan berada di bentang perbukitan Bukit Barisan mempunyai potensi besar dalam pengembangan sektor pertanian, termasuk bawang putih.
“Potensi ini kudu kita manfaatkan berbareng melalui sinergitas pemerintah, TNI-Polri, golongan tani dan seluruh stakeholder. Harapannya, produksi bawang putih di Jambi meningkat, petani semakin sejahtera, dan secara berjenjang ketergantungan terhadap pasokan dari luar dapat kita kurangi,” beber Krisno.
Menurutnya, penanaman bawang putih secara serentak di 17 provinsi pada Rabu itu, mempunyai pesan krusial bahwa ketahanan pangan kudu dibangun dari wilayah dengan mengoptimalkan potensi nan dimiliki masing-masing wilayah.
Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menyatakan bakal mendukung penuh program swasembada bawang putih nasional. “Ini merupakan salah satu poin krusial gimana kita bisa meningkatkan kekuatan pangan kita, khususnya di bagian bawang putih. Kita tahu setiap tahun kebutuhan bawang putih kita cukup besar dan tetap banyak berjuntai pada impor,” ungkap Haris. (E-2)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·