Duo Buffett-Gates Bangun PLTN di Daerah Kaya Batu Bara

  • Whatsapp

Jakarta, CNBC Indonesia – Duo Bill Gates dan Warren Buffett bakal membangun reaktor nuklir generasi baru menggunakan natrium di salah satu negara bagian penghasil batu bara terbesar Amerika Serikat, Wyoming. Pembangkit listrik natrium ini akan menelan biaya sebesar US$ 1 miliar atau sekitar Rp 14 triliun.

Melansir dari Oil Price, Jumat (11/06/2021), disebutkan bahwa pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) ini untuk menggantikan pembangkit listrik berbahan bakar batu bara di Wyoming.

Lokasi pasti akan diumumkan pada akhir tahun 2021. Para mitra berharap ini akan membantu AS dalam perjalanannya ke masa depan nol karbon.


Proyek ini akan diawasi oleh TerraPower dan Pacificorp, masing-masing didirikan oleh Gates dan Buffett. Kuncinya ada di TerraPower dalam mengeksplorasi natrium.

Departemen Energi AS memberikan dana US$ 80 juta atau sekitar Rp 1,15 triliun (asumsi kurs Rp 14.400 per US$) kepada perusahaan pada tahun lalu untuk mendemonstrasikan potensi kekuatan bahan kimia ini.

“Kami pikir Natrium akan menjadi game-changer untuk industri energi,” kata Gates tentang proyek tersebut, dikutip dari Oil Price.

Presiden dan CEO TerraPower Chris Levesque, menambahkan jika pihaknya membutuhkan energi bersih pada sekitar 2030.

“Kami membutuhkan energi bersih semacam ini di jaringan listrik pada tahun 2030-an,” ucapnya.

Gubernur Wyoming Mark Gordon menyebut langkah ini menjadi jalan cepat dalam menekan emisi karbon.

“Tenaga nuklir jelas merupakan bagian dari strategi energi saya yang serba bisa,” ungkapnya.

Di sisi lain beberapa ahli mengkritik rencana tersebut. Mereka memberikan peringatan bahwa reaktor canggih dapat menghadirkan risiko yang lebih tinggi daripada yang konvensional.

[Gambas:Video CNBC]

(wia)

Pos terkait