Fenomena Baru, Ada Perubahan Perilaku di Pengguna Asuransi Kendaraan

2 jam yang lalu 4

Jakarta, CNBC Indonesia - President Director & Chief Executive Office (CEO) Oona Insurance Indonesia, Vincent Soegianto menilai ada perubahan perilaku pengguna asuransi kendaraan di Tanah Air.

Apabila sebelumnya kebutuhan perlindungan hanya difokuskan untuk kendaraan, sekarang perhatian mulai bergeser pada akibat nan dihadapi oleh pengguna kendaraan, termasuk untuk individual accident.

"Nah nan terjadi pergeseran nan menarik di sisi kami di the last semester itu adalah peningkatan kebutuhan terhadap akibat individual accident dan dari si peminjam sendiri," ujar Vincent dalam aktivitas Multifinance CEO Gathering 2026 with OJK bertema "Navigating Uncertainty: Menjaga Performa Bisnis Multifinance di Tengah Tantangan Ekonomi dan Perubahan Lanskap Risiko," di Parle Senayan, Selasa (11/8/2026).

Dirinya bilang, pergeseran kebutuhan tersebut membikin perlindungan tidak hanya ditujukan kepada unit kendaraan saja. Dalam konteks ini, perlindungan juga diberikan pada pengguna kendaraan alias peminjam biaya itu sendiri. Alhasil, dia pun berupaya mendukung industri asuransi untuk menjamin akibat dari peminjam biaya.

"Jadi instead of kendaraannya diproteksi, si peminjamnya juga diproteksi. Nah jadi itu adalah suatu pergeseran nan kita juga coba support the industry, agar kita juga bisa bantu jamin resiko dari si peminjamnya," terang dia.

Di sisi lain, Vincent menilai, kehadiran perusahaan asuransi saat ini sudah semakin berkembang tidak hanya memposisikan diri sebagai vendor untuk perusahaan multifinance. Lebih dari itu, perusahaan asuransi juga kudu terlibat dengan sejumlah pihak agar bisa menciptakan produk nan sesuai kebutuhan pasar.

"Sekarang ini kita lebih three party discussion antara ATPM, antara finance company, dan antara insurance company untuk bisa come dengan produk nan acceptable di market, nan harganya affordable, and at the same time resikonya ini baik untuk semua pihak nan terlibat. Jadi saya rasa sudah menjadi strategic mitra ya," jelas Vincent.

Lebih jauh, dia menambahkan, pada dasarnya perusahaan asuransi erat kaitannya dengan industri multifinance. Oleh karena itu, komunikasi nan solid menjadi kunci utama untuk menjaga pertumbuhan di industri.

"Sebagai insurance kita hidupnya dari rekan-rekan multi finance, jadi memang nan kuncinya komunikasi agar kita bisa sama-sama sehingga industri ini bisa melangkah dengan sehat dan terutama, customer-nya juga mendapatkan perlindungan nan tepat," tandas dia.

(dpu/dpu) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya