Pelatih Timnas Putri U-16 Indonesia, Timo Scheunemann (kiri) berbareng Pemain Timnas Putri Indonesia U-16 Garuda Pertiwi, Ayla Dva Khala Ahisma (kanan).(MI/Khoerun Nadif Rahmat)
PELATIH Timnas Putri Indonesia U-16 Garuda Pertiwi, Timo Scheunemann, menyambut antusias laga pamungkas Srikandi Merdeka Cup 2026 kontra Tailan nan bakal digelar di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (23/8) pukul 20.00 WIB.
Pertemuan dengan Tailan di partai final menjadi ambisi nan telah dipatok Timo sejak awal turnamen. Pertandingan ini dinilai sebagai panggung ideal untuk mengukur sejauh mana perkembangan dan level permainan skuat Garuda Pertiwi di kancah internasional.
"Gol saya pribadi main lima kali. Syukur-syukur pertandingan kelima itu final," kata Timo dalam konvensi pers jelang laga, Sabtu (22/8).
Menurut Timo, pengalaman bertanding di level internasional sangat krusial bagi kematangan para pemain muda. Keinginan berhadapan dengan Tailan diakui bukan sebatas ambisi pribadi, melainkan juga gairah dari seluruh personil tim untuk membuktikan kualitas mereka.
Timo menegaskan bahwa skuat nan dibawanya saat ini merupakan generasi baru nan dibentuk melalui sistem seleksi nan tertata dan sistematis. Program ini merupakan hasil kerjasama strategis untuk memajukan sepak bola putri nasional.
"Kita generasi baru, kita hasil pemilihan nan sistematis, kita hasil kerja sama nan apik antara Djarum Foundation Bakti Olahraga dan PSSI," tuturnya.
Meski proyek pembinaan pemain muda ini tetap berada pada fase awal, Timo optimistis anak-anak asuhnya sanggup memberikan perlawanan sengit di lapangan. Ia berambisi sinergi pengembangan pemain dari akar rumput hingga usia 18 tahun dapat membuahkan hasil maksimal.
"Walaupun kita tetap di awal daripada 'perkawinan' itu untuk grassroot development sampai umur 18, tapi kita berambisi bisa tampil maksimal," tandasnya. (Z-10)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·