Geger Corona Australia, 1 Negara Bagian Terpadat Lockdown

  • Whatsapp

Jakarta, CNBC Indonesia – Kasus Covid-19 di Australia meningkat signifikan. Kenaikan kasus ini terjadi di negara bagian terpadat negara itu, New South Wales (NSW).

Mengutip data resmi pemerintah NSW, tercatat telah terjadi 31 kasus infeksi lokal dari beberapa klaster yang berada di kota Sydney. Klaster terbesar terbentuk dalam sebuah pesta ulang tahun seorang pekerja pantai Bondi, yang merupakan salah satu destinasi turis terpopuler dunia. Dalam pesta itu, diketahui pengunjung terpapar varian Delta yang lebih berbahaya.

Selain itu, sejumlah tempat yang berpotensi menjadi sumber penularan Covid-19 baru terdaftar pada Sabtu (19/6/2021) malam, termasuk gym Fitness First di Pitt Street dan Bond Street di Sydney CBD, Salvos Stores Tempe dan outlet Baby Bunting di Shellharbour di Illawarra.


Hal ini membuat pemerintah negara bagian itu memutuskan membuka tes Covid-19 di beberapa titik yang langsung diserbu warga. Salah satu lokasi tes yaitu di Porrende Street, Narellan, bahkan telah mencapai ambang batas kapasitasnya dan menyebabkan kemacetan lalu lintas yang signifikan di area tersebut.

Bahkan, polisi setempat harus mengimbau agar warga menyebar ke lokasi tes alternatif agar mengurangi antrean.

“Warga didesak untuk mempertimbangkan tempat tes (Covid-19) alternatif,” tulis kepolisian NSW dalam akun Twitternya @nswpolice.

Mengenai langkah-langkah penguncian wilayah (lockdown), Pemerintah NSW menyebut akan ada pembatasan tamu ke masing-masing rumah dan mobilitas masyarakat di beberapa titik di area metropolitan Sydney.

“Tujuh wilayah pemerintah daerah di seluruh Sydney tidak akan diizinkan untuk bepergian ke luar kota karena para pejabat memperingatkan varian Delta dari virus itu terbukti sangat menular,” ujar Gubernur NSW Gladys Berejiklian.

Sementara itu, beberapa negara bagian Australia seperti Australia Barat dan Queensland, memutuskan untuk menahan sementara kedatangan warga NSW.

Langkah ini juga diambil Selandia Baru yang memutuskan memberlakukan karantina dari seluruh Australia. Bahkan, negeri di Selatan bumi itu sedang mempertimbangkan untuk mengunci ibu kota Wellington setelah seorang turis Australia ditemukan terpapar Covid-19.

[Gambas:Video CNBC]

(wia)

Pos terkait