Sultan Brunei Hassanal Bolkiah mencabut gelar kerajaan menantunya, Pengiran Raabi'atul Adawiyyah, lantaran dinilai berperilaku tidak layak dan mencoreng monarki.
Sultan Brunei, Hassanal Bolkiah, secara mengejutkan mencabut gelar kerajaan "Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri" dari menantunya. Keputusan tegas nan menargetkan Pengiran Raabi'atul Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah ini dilaporkan langsung bertindak efektif seketika. (REUTERS/Olivia Harris/File Foto)
Mengutip The Vibes, Sabtu (8/8/2026), pencabutan gelar bergengsi ini diumumkan secara resmi oleh Kantor Pengurus Rumah Tangga Istana. Pengiran Raabi'atul Adawiyyah sendiri diketahui merupakan istri dari Pangeran 'Abdul Malik Hassanal Bolkiah nan merupakan salah satu putra sultan. (REUTERS/Olivia Harris/File Foto)
Pelaksana Tugas Pengurus Rumah Tangga Istana, Pengiran Haji Raffizanna Pengiran Haji Razali, mengonfirmasi bahwa tindakan ini adalah petunjuk langsung. "Pencabutan ini dilakukan menyusul titah kerajaan dari Sultan Hassanal Bolkiah," tegasnya. (REUTERS/Olivia Harris/File Foto)
Menurut lembaga penyiaran pemerintah RTB News, keputusan ini diambil setelah perilaku sang menantu dinilai tidak layak bagi seorang pasangan personil family kerajaan. Laporan tersebut juga memaparkan bahwa tindakan Raabi'atul dianggap telah mencoreng reputasi monarki secara luas. (REUTERS/Olivia Harris/File Foto)
Perilaku kontroversial tersebut apalagi dinilai telah menunjukkan sikap kurang hormat nan nyata terhadap sosok Sultan Hassanal Bolkiah. Kendati demikian, pihak istana sama sekali tidak memberikan rincian spesifik mengenai perilaku alias kejadian nan memicu pencabutan paksa tersebut. (REUTERS/Olivia Harris/File Foto)

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·