Hanna Kirana Akui Tak Mudah Gantikan Lea Ciarachel di Sinetron ‘Mega Series Suara Hati Istri: Zahra’

  • Whatsapp

Kapanlagi.com – Sudah dua hari Hanna Kirana menjalani syuting Sinetron ‘Mega Series Suara Hati Istri: Zahra’ Indosiar. Hanna Kirana menggantikan Lea Ciarachel yang sebelumnya memerankan karakter Zahra. Artis 18 tahun itu mengaku merasa terbebani menggantikan Lea Ciarachel dalam sinetron tersebut.

“Beban, soalnya untuk menggantikan peran yang sudah diperankan sama orang itu susah sih kata aku. Cuma kan di sini posisinya aku juga belajar akting, dan aku juga mau menghibur orang orang dan mau berkarya,” kata Hanna Kirana di Buperta Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (4/6/2021).

1. Akui Tak Mudah

Karakter Zahra di sini adalah menjadi seorang istri ketiga dari seorang pria bernama Tirta, diperankan oleh Panji Saputra. Hanna Kirana mengatakan, memerankan tokoh Zahra tidaklah mudah. Pasalnya, dia tidak terlalu paham betul bagaimana dirinya memerankan seorang istri ketiga. Mengingat usia Hanna Kirana juga masih terbilang muda yakni 18 tahun.

“Sebenernya kan si Zahra ini memang karakternya anak kecil kan yang polos yang lugu. Beda banget sama istri istri yang lain gitu kan. Aku kan masih 18 tahun juga dan aku pun ngebayangin misalnya di umur aku terus aku harus menikah dengan orang yang tidak aku cintai awalnya. Terus kondisi dia sudah punya istri aku udah ngebayangin gimana rasanya jadi Zahra ini. Menurut aku susah nggak susah sih,” ujar Hanna.

2. Sempat Kaget

Hanna mengaku sempat kaget ketika memerankan tokoh Zahra di sinetron ‘Mega Series Suara Hati Istri: Zahra’ Indosiar. Pasalnya, dia harus bisa membangun chemistry dengan lawan mainnya, yakni Panji Saputra dalam waktu singkat.

“Aku agak kaget sebenernya biasanya kan kalo bangun chemistry itu tidak waktu yang singkat. Apalagi si Zahra dan si Tirta itu deket banget kan suami istri ini walaupun awalnya paksaan tapi kan lama lama si Zahra-nya udah mulai cinta sama Tirta,” katanya.

3. Dibantu Panji Saputra

Beruntung, Hanna Kirana beradu akting dengan Panji Saputra yang bersedia untuk membantu mengarahkan karakter Zahra.

“Kemaren aku take awalan tapi sendiri hanya untuk memunculkan wajah baru. Aku sempet ngobrol sama mas Panji, kayak ‘kak tolong ya, tolong bantuin aku, aku kan berat sebenernya untuk memerankan Zahra’ kata kak Panji ‘kamu pasti bisa kok, kita banyak ngobrol aja’. Makanya aku sempet ngobrol sama dia ‘kak aku harus gimana ya biar enak biar dapet feel-nya’,” tutup Hanna Kirana.

Pos terkait