ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Mesir dan Iran kudu puas berbagi nomor usai bermain seri 1-1 dalam pertandingan terakhir Grup G Piala Dunia 2026 di Stadion Seattle, Amerika Serikat, Sabtu (27/60 pagi WIB.
Mesir unggul lebih dulu berkah gol Mahmoud Saber pada menit kelima, namun dibalas Iran lewat Ramin Rezaeian pada menit ke-14. Iran juga mendapat penalti pada babak pertama, tapi sang penyelenggara Mehdi Taremi kandas menuntaskan tugasnya.
Laga juga diwarnai momen seremoni gol dramatis Iran pada menit ke-90+2, sayang wasit menganggap Shojae Khalilzadeh lebih dulu offside.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalannya pertandingan
Mengawali pertandingan, Iran mengambil inisiatif serangan, tapi Mesir tenang tak terpancing dengan permainan lawan.
Malah Mesir nan unggul 1-0 lebih dulu pada menit kelima berkah gol Mahmoud Saber. Gol bermulai dari tendangan kaki kiri Mohamed Salah nan dihalau kiper Iran Safar Beiranvand kandas menguasai bola, sehingga Saber dapat menyambarnya.
Tertinggal, Iran mencoba lebih aktif menyerang, dan berbuah bingkisan penalti pada menit kesembilan setelah penyerang Team Melli, Mehdi Taremidijatuhkan di kotak penalti Mesir oleh Abdelmonem.
Sayang, penalti nan diambil sendiri oleh Taremi malah kandas berbuah gol untuk Iran, usai bola tendangannya diblok kiper Mesir Mostafa Shobeir.
Menebus kegagalan penalti, Iran sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-14 melalui sontekan Ramin Rezaeian, nan menyambar bola muntah hasil halauan kiper Mesir.
Permainan melangkah menarik, kedua tim saling berbalas serangan untuk bisa mendapatkan keunggulan. Pada menit ke-34, sepakan Rezaeian tetap melambung di atas gawang Mesir.
Kerasnya permainan diperlihatkan kedua tim, nan ngotot meraih kemenangan. Iran sempat mendapat kans pada menit ke-45+2, tapi bola sundulan belum menemui sasaran.
Mesir balas menyerang pada menit ke-45+5, tapi tendangan jarak jauh tetap melambung tinggi di atas mistar Iran. Skor 1-1 memperkuat hingga turun minum.
Babak kedua
Mesir mengambil inisiatif serangan lebih di babak kedua untuk bisa mencuri keunggulan. Menit ke-49, Salah mengumpan ke M. Trezeguet, tapi sepakan kaki kanannya terlalu lemah dan bisa ditangkap Beiranvand.
Di menit ke-53, Mo Salah kembali membongkar pertahanan Iran untuk mengirim umpan ke Trezeguet, tapi bek-bek Iran sekarang sigap memblok tendangannya.
Gempuran dilancarkan tim berjulukan The Pharaohs ke area pertahanan Iran, namun para pemain belakang Team Melli berjibaku menghalau serangan.
Pada menit ke-68, penyerang Mesir Omar Marmoush memperoleh kesempatan lewat tendangannya usai melakukan manuver, tapi bola diblok kembali bek Iran.
Serangan Mesir mulai kendur, sementara Iran perlahan mencoba mengambil kesempatan lewat serangan balik, meski para pemain mereka sudah terlihat cukup kelelahan.
Mesir pada menit ke-83 kudu bermain dengan 10 orang, lantaran Ahmed Abou El Fotouh kudu ditarik keluar lantaran cedera, sedangkan jatah pergantian pemain mereka sudah habis.
Pada menit ke-89 Iran nyaris memimpin, sundulan Taremi menyambut umpan dari sepak pojok hanya mengenai mistar gawang Mesir.
Iran sempat mencetak gol pada menit ke-90+2 lewat Shojae Khalilzadeh, tapi setelalah VAR Check, gol it dibatalkan wasit lantaran Shojae Khalilzadeh offside lebih dulu. Peluang juga didapat lagi di 90+4, tapi lagi-lagi belum membuahkan hasil. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga usai, skor 1-1 tak berubah.
Susunan pemain
Mesir XI:Shobeir; Hany, Abdelmonem, Rabia, El Fotouh; Lasheen, Ashour; Ziko, Saber, Trezeguet; Salah
Iran XI:Beiranvand; Rezaeian, Kanani, Khalilzadeh, Nemati, Mohammadi; Ghoddos, Ghorbani, Ezatolahi, Mohebi; Taremi
(wiw/abs)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·