Heboh Dugaan Job Fair Cuma Formalitas, Pemprov DKI Buka Suara

4 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa kerja alias job fair kerap menjadi sasaran komentar miring di media sosial. Salah satu dugaan nan muncul adalah perusahaan hanya mengikuti aktivitas tersebut untuk memenuhi kewajiban, tanpa betul-betul membuka lowongan kerja.

Anggapan itu pun dibantah oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Sudin Nakertransgi) Kota Administrasi Jakarta Selatan dalam gelaran Jakarta Selatan Career Fest & Bazaar 2026.

Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Kasudin Nakertransgi) Kota Administrasi Jakarta Selatan Syamwil menegaskan penyelenggaraan job fair justru bermaksud mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara langsung agar kesempatan diterima bekerja semakin besar.

"Harapan kami tentunya mengurangi pengangguran khususnya di Kota Jakarta Selatan. Kami juga berambisi pemberi kerja berjumpa langsung dengan pencari kerja. Face to face seperti ini manfaatnya jauh lebih besar dibandingkan daring lantaran pencari kerja bisa langsung berjumpa perusahaan dan mempunyai semangat serta angan nan lebih besar," kata Syamwil kepada CNBC Indonesia, Selasa (7/7/2026).

Pada penyelenggaraan kali ini, tercatat sebanyak 37 perusahaan datang secara langsung dan dua perusahaan mengikuti secara daring. Selain perusahaan dari beragam sektor seperti perbankan, ritel, dan makanan-minuman, aktivitas tersebut juga melibatkan Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Selatan, BP3MI, serta Kementerian Ketenagakerjaan. Bursa kerja ini juga digelar secara hybrid, dengan pendaftaran online dibuka sejak 30 Juni hingga 15 Juli 2026.

Pemerintah kembali menggelar bursa kerja Jakarta Selatan Career Fest & Bazaar 2026 untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan nan sedang membuka lowongan. Job fair secara luring digelar pada 7-8 Juli 2026 di Gedung Nyi Ageng Serang, Setiabudi, Jakarta Selatan. (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)Pemerintah kembali menggelar bursa kerja Jakarta Selatan Career Fest & Bazaar 2026 untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan nan sedang membuka lowongan. Job fair secara luring digelar pada 7-8 Juli 2026 di Gedung Nyi Ageng Serang, Setiabudi, Jakarta Selatan. (CNBC Indonesia/Ferry Sandi) Foto: CNBC Indonesia/Ferri Sandi

"Kami sangat senang lantaran pemerintah pusat melalui Kementerian Ketenagakerjaan juga datang mendukung aktivitas ini. Sejauh ini tersedia sekitar 3.299 lowongan kerja dengan ribuan jenis pekerjaan nan bisa dimanfaatkan para pencari kerja," ujarnya.

Syamsul juga menepis dugaan nan menyebut perusahaan hanya sekadar datang tanpa kebutuhan merekrut pekerja. Menurutnya, aktivitas tersebut memberikan faedah bagi seluruh pihak, baik perusahaan maupun masyarakat nan sedang mencari pekerjaan. Ia pun membujuk penduduk memanfaatkan kesempatan nan tetap terbuka selama penyelenggaraan job fair berlangsung.

"Saya rasa dugaan itu tidak benar. Job fair ini sangat berfaedah bagi banyak pihak. Kami membuka kesempatan sebesar-besarnya bagi penduduk Jakarta Selatan nan belum bekerja untuk datang. Ini bukan hanya sehari, tetap ada kesempatan sampai besok. nan krusial ada ikhtiar dan usaha, hasilnya kita serahkan kepada Tuhan nan Maha Kuasa," katanya.

Di sisi lain, Sudin Nakertransgi memastikan seluruh perusahaan peserta telah melalui proses seleksi sebelum diizinkan membuka stan. Verifikasi dilakukan terhadap legalitas perusahaan, Nomor Induk Berusaha (NIB), hingga kesesuaian bagian upaya berasas Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI).

Perusahaan nan tidak memenuhi persyaratan tidak bakal diikutsertakan. Selain itu, lowongan juga telah dipublikasikan lebih awal melalui platform pekerjaan milik Pemprov DKI Jakarta sehingga proses rekrutmen tidak dilakukan secara mendadak.

"Perusahaan nan ikut sudah mendaftar sejak lama dan kami verifikasi legalitasnya, mulai dari NIB, KBLI hingga arsip perizinan lainnya. Tidak semua perusahaan nan mendaftar kami terima. Jadi dugaan bahwa mereka hanya datang memenuhi tanggungjawab kurang tepat, lantaran seluruh peserta sudah melalui proses seleksi dan lowongannya juga sudah kami publikasikan sebelumnya," tutupnya.

(fys/wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya