HERN Rilis Album Perdana Pandum: Refleksi Falsafah Jawa dalam Balutan Musik

1 jam yang lalu 2
 Refleksi Falsafah Jawa dalam Balutan Musik HERN(MI/HO)

UNIT musik HERN resmi menandai eksistensinya di industri musik tanah air dengan merilis debut album penuh berjudul Pandum. Sejak terbentuk pada 2023, album ini menjadi monumen krusial nan merangkum perjalanan emosional para personelnya.

Secara tematik, Pandum bukan sekadar kumpulan lagu, melainkan sebuah ruang nan mengabadikan pengalaman siklikal manusia. HERN memotret dinamika hidup mulai dari fase pendambaan, kehilangan, kekalutan, hingga akhirnya mencapai titik penerimaan.

Falsafah di Balik Nama

Nama album ini diambil dari potongan falsafah budaya Jawa, Nrimo Ing Pandum, nan secara harfiah berfaedah "pemberian" alias "pembagian". Melalui filosofi ini, HERN mau mempersembahkan karya mereka sebagai sebuah "pemberian" individual kepada para pendengar.

Tiap trek dalam album ini dirancang untuk mempunyai jiwa masing-masing. Namun, jika dinikmati secara utuh, seluruh lagu bakal bermuara pada satu pesan mendalam: bahwa setiap pemberian, terutama pada hal-hal nan tidak terhindarkan, seyogyanya diterima dengan kelapangan hati.

Dinamika 10 Trek

Album Pandum terdiri dari 10 trek nan menawarkan narasi beragam. Perjalanan dimulai dengan Serapah, sebuah instrumen pembuka nan menyuguhkan nuansa noisy dan acak, merepresentasikan kegelisahan serta kecamuk pikiran.

Memasuki bagian tengah album, pendengar bakal dibawa menyelami dinamika emosi nan lebih intens, seperti kemarahan dalam lagu Belenggu dan penyangkalan pada trek Pergumulan.

Puncaknya, narasi tersebut terkulminasi pada lagu Pandum yang juga menjadi focus track. Lagu ini membawa pesan kuat melalui liriknya: "Segala nan melingkariku, kudu terjadi padaku". Sebagai penutup, lagu Pasah hadir memberikan sengat angan dan kekuatan baru.

Proses Produksi

Seluruh materi dalam album ini ditulis dan dikomposisi secara kolektif oleh para personel HERN. Proses rekaman dilakukan di studio Sonic Bloom milik sang gitaris, Ollie Lazuardi, nan juga bertindak sebagai produser dan mixing engineer. Sementara itu, proses mastering dipercayakan kepada sang drummer, Arvino Naufal.

Berikut adalah perincian produksi dan daftar personel nan terlibat dalam album Pandum:

Kategori Personel / Detail
Personel Inti HERN Irwansyah Mahendra (Vokal), Ollie Lazuardi (Gitar), Ammar Kayyis (Bass), Arvino Naufal (Drum)
Produksi & Mixing Ollie Lazuardi (Sonic Bloom Studio)
Mastering Arvino Naufal
Musisi Pendukung Sylvia Sjawaalz, Maseta Pratama, Alvina Farah, Khalisha Naura, Dalillah Siregar (Vokal Latar); Tobias Hosea (Keyboard & Synthesizer); Winson Willim (Gitar)
Tanggal Rilis 22 Juli 2026
Jumlah Trek 10 Lagu

Dikerjakan sejak tahun 2023, HERN telah menyempurnakan Pandum sebagai sebuah karya nan utuh. Per 22 Juli 2026, album ini sudah tersedia dan dapat dinikmati di beragam jasa streaming musik digital. (Z-1)

Selengkapnya