Honor jadi merek smartphone terbesar ketiga di Tiongkok

  • Whatsapp

Perusahaan tersebut memperluas penawaran ponselnya, yang seharusnya menggoyahkan peringkat di pasar ponsel tiongkok.

Honor telah berhasil menjadi merek ponsel terbesar ketiga di Tiongkok. Mantan anak perusahaan Huawei ini mengalahkan Xiaomi di Agustus 2021 karena penjualannya tumbuh sebesar 18% di negara asalnya, sebagaimana laporan dari Counterpoint Research.

Pabrikan ponsel asal Tiongkok tersebut mengalami kenaikan 18% dari bulan ke bulan. Ini menjadikannya salah satu merek dengan pertumbuhan tercepat di wilayah tersebut.

“Setelah dipisahkan dari Huawei, Honor mampu memulihkan ikatan dengan pemain komponen. Sejak itu, dengan memanfaatkan kemampuan R&D yang kuat, Honor telah meluncurkan produk baru dan telah berada di jalur pemulihan yang cepat di Tiongkok. Seri Honor 50 langsung sukses di segmen menengah”, kata Direktur Riset Tarun Pathak.

Dilansir dari Gizmochina (30/9), laporan tersebut menambahkan bahwa Honor juga menyasar segmen premium. Dengan kata lain, perusahaan memperluas penawaran ponselnya, yang seharusnya menggoyahkan peringkat di pasar ponsel tiongkok.

“Selama setahun terakhir, telah terjadi perombakan di pasar Tiongkok. OPPO, vivo, dan Xiaomi semuanya secara agresif memperluas kehadiran mereka di Tiongkok dalam hal produk, pangsa pasar, dan distribusi. Apple dengan peluncuran iPhone 13 juga memiliki peluang signifikan untuk merebut segmen premium Huawei. Oleh karena itu, persaingan kemungkinan akan semakin ketat di semester kedua 2021”, kata Analis Senior, Varun Mishra.

Lebih lanjut dia menambahkan “Honor akan memperluas portofolionya lebih jauh di seluruh segmen harga dan geografi. Namun, pertumbuhan pangsa pasar di luar Tiongkok kemungkinan akan bertahap, karena loyalitas di segmen menengah tetap rendah dan Honor juga harus membangun kembali jaringan distribusinya. Kemudian, ada juga kekurangan komponen yang semakin intensif yang kemungkinan dapat menghambat ekspansi perusahaan pada tahun 2021. Selain ponsel, Honor juga berekspansi ke perangkat seperti laptop, tablet, dan wearable di bawah strategi 1+8+N, yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan di segmen di luar ponsel”.

Pos terkait