Huawei MatePad 11 hadirkan warna baru, ruang penyimpanan lebih besar

  • Whatsapp

Jakarta (ANTARA) – Huawei menghadirkan pilihan warna baru untuk MatePad 11, yakni Olive Green dengan material ramah lingkungan, ditambah kapasitas ruang penyimpanan lebih besar hingga 256GB.

Country Head HUAWEI CBG Indonesia, Patrick Ru mengungkapkan bahwa Huawei percaya bahwa produktivitas merupakan suatu hal yang dapat selalu dikembangkan, dimulai dengan kenyamanan gadget yang digunakan hingga dampaknya pada peningkatan gaya pengguna.

“Desain menjadi salah satu aspek penting pada HUAWEI MatePad 11, di mana dengan dukungan fitur-fitur mutakhir, akan memberikan pengalaman terbaik dan fleksibilitas bagi pengguna,” ungkap Patrick Ru secara virtual, Selasa.

“Huawei juga selalu berusaha untuk menyediakan beragam pilihan dalam mendukung tampilan canggih dan profesional bagi Huawei Fans. Oleh karena itu, kami tidak sabar untuk memperkenalkan warna terbaru dari HUAWEI MatePad 11,” tambah dia.

Peluncuran warna baru ini juga dikembangkan atas dasar banyaknya permintaan dari konsumen mereka yang menginginkan pilihan warna lain dari yang sebelumnya. Selain warna Huawei MatePad 11 juga memperbaharui kapasitas ruang penyimpanan hingga 256GB.

Untuk mendukung konektifitas yang cepat, Huawei MatePad 11 juga sudah didukung dengan Wi-Fi 6 yang menawarkan 8- MHz bandwidth dan kecepatan sampai 1.2Gbps.

Serta dilengkapi dengan Ultra-wide bandwidth Wi-Fi 2.4G antenna. Bahkan ketika terjadi pergantian frekuensi, desain ini dapat memanfaatkan kinerja antena secara maksimal dan memastikan sinyal Wi-Fi yang stabil.

Untuk mendapatkan Huawei MatePad 11 dengan warna dan ruang penyimpanan yang baru ini, Konsumen harus bersabar. Pasalnya, tablet yang diklaim memiliki fugnsi yang sama dengan PC ini baru akan dipasarkan pada 15 Oktober dengan banderol Rp8.2 juta.

Selain itu, konsumen yang juga berhak mendapatkan MatePad 11 Keyboard senilai Rp1.5 juta secara gratis pada periode pertama penjualan sampai pada tanggal 31 Oktober 2021.

Baca juga: Kebebasan Meng dalam perspektif diplomasi “hostage-coercive”

Baca juga: KPP-RI dan Huawei fasilitasi legislator belajar teknologi digital

Baca juga: Indonesia jalin kerja sama teknologi dengan Huawei

Pewarta: Chairul Rohman
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pos terkait