loading...
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari. Foto: Istimewa
JAKARTA - Pembangunan kediaman vertikal terjangkau di area Manggarai menjadi terobosan pemerintah untuk membuka kesempatan bagi masyarakat berpenghasilan rendah mempunyai rumah berbobot di letak strategis Jakarta. Proyek ini memadukan pemanfaatan lahan milik negara, support pembiayaan perbankan, serta kedekatan dengan pusat aktivitas dan transportasi publik.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari, menyampaikan perihal tersebut saat menghadiri groundbreaking kediaman Manggarai, Jakarta Selatan, Jumat (21/8/2026). Qodari mengatakan, pembangunan kediaman tersebut secara unik diarahkan untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal masyarakat berpenghasilan rendah di area perkotaan.
Dengan keterbatasan dan tingginya nilai lahan di kota besar, konsep kediaman vertikal menjadi pilihan nan paling relevan. “Jadi ini ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Dan untuk perkotaan, desainnya adalah perumahan vertikal. Dan lahannya disediakan oleh KAI, pembiayaannya dari BTN,” ujar Qodari.
Baca juga: Qodari: Pendaftaran Bansos dari 200 Hari Kini Dipangkas Jadi 5 Menit
Menurut Qodari, kerjasama antara pemerintah, PT Kereta Api Indonesia (Persero), dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menunjukkan adanya upaya konkret untuk mengatasi persoalan perumahan di perkotaan. Pemanfaatan lahan KAI memungkinkan pembangunan kediaman dilakukan di area dengan akses transportasi dan pusat aktivitas nan memadai.
Sementara itu, support pembiayaan BTN diharapkan dapat memperluas kesempatan masyarakat berpenghasilan rendah untuk memperoleh hunian. “Jadi ini adalah terobosan dari Kementerian Perumahan, dari pemerintah Indonesia, untuk bisa memberikan kesempatan bagi seluruh masyarakat Indonesia khususnya nan masyarakat berpenghasilan rendah untuk punya rumah juga,” kata Qodari.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·