Jakarta, CNN Indonesia --
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus menjelaskan ketentuan kehadiran penonton tim tandang alias suporter away di Super League 2026/2027 dengan 'membawa-bawa' FIFA.
Ferry mengatakan, izin suporter away musim depan lebih lenggang dibandingkan musim sebelumnya. Ia menyebut restu FIFA sudah ada meski tetap dengan syarat dalam teknis pelaksanaannya.
"Ya, memang ini perjalanan panjang lantaran kami terus deliver sampai satu tahun terakhir ini. Persoalan nan kaitannya dengan suporter away ini bisa dibilang sangat minim."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan dasar itu, kami coba propose ke FIFA dan FIFA juga memberikan restu dengan catatan. Nah, catatan ini nan mungkin kudu teman-teman suporter, klub bukan menyiasati lagi tapi mematuhi segala nan sudah kami sampaikan ke klub," kata Ferry di Jakarta, Selasa (11/8).
Di satu sisi, izin suporter away belum bertindak untuk laga dengan kemungkinan akibat tinggi seperti Persija Jakarta vs Persib Bandung dan Persebaya Surabaya vs Arema FC. Karenanya, untuk laga dari empat tim tersebut tetap bakal tertutup untuk penonton tim tandang.
"Kebijakan diserahkan kepada pemangku kepentingan. Dalam perihal ini soal perizinan adalah pihak kepolisian," ujarnya.
"Jadi memang perlu digarisbawahi unik klub nan punya rivalitas tinggi tentu tetap dilarang. Misalnya pertandingan Arema [vs] Persebaya dan Persija [vs] Persib itu tetap di-lock [untuk penonton tandang]," dia menambahkan.
Larangan suporter away bertindak sejak Liga Indonesia kembali bergulir usai Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022. Ketika turnamen berjalan lagi di pada Desember 2022, penonton tandang tak dibolehkan datang hingga Super League 2025/2026.
Kini lembaran baru tentang suporter tandang sudah di depan mata jelang musim baru. Jadwal Super League 2026/2027 bakal bergulir mulai 4 September 2026 hingga Mei 2027. Duel Arema FC vs Adhyaksa FC bakal jadi laga pembuka.
(ikw/nva)

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·