Intel resmi luncurkan jajaran prosesor generasi ke-12

  • Whatsapp

Intel baru saja secara resmi memperkenalkan kehadiran jajaran prosesor generasi ke-12 mereka dengan desain prosesor yang baru.

Intel baru saja mengumumkan kehadiran jajaran prosesor terbaru, yakni Intel Core generasi ke-12. Pada kesempatan kali ini, mereka membawa beberapa prosesor generasi terbaru dengan banyak fitur menarik, baik untuk gamer, kreator, atau pengguna harian.

Salah satu prosesor yang menjadi unggulan mereka adalah Intel Core i9-12900K. Ini merupakan prosesor mainstream terbaik milik perusahaan, yang menawarkan performa terbaik untuk semua pengguna.

Perusahaan mengatakan, saat ini mempersiapkan total 60 prosesor untuk keluarga prosesor generasi ke-12. Keseluruhan porsesor ini akan menggunakan teknologi fabrikasi Intel 7, yang memiliki TDP mulai dari 9W hingga 125W.

Yang menarik adalah jajaran prosesor Intel generasi ke 12 menggunakan teknologi chiplet yang terdiri dari Performance-cores (P-cores) yang akan meng-handle beban kerja berat dan Efficient-cores (E-cores) yang meng-handle beban kerja ringan.

“Performance hybrid architecture dari prosesor 12th Intel Core adalah lompatan arsitektur yang bisa dihasilkan berkat co-engineering yang erat antara software dan hardware sehingga menghasilkan performa yang jauh lebih unggul dibandingkan generasi-generasi sebelumnya,” kata Intel Executive Vice President dan General Manager Client Computing Group, Gregory Bryant.

Perusahaan asal Amerika ini pun mempersiapkan teknologi baru untuk meng-handle prosesor hybrid mereka. Mereka menggunakan Intel Thread Director, memungkinkan dua core microarchitecture terbaru bekerja secara mulus dengan cara memandu OS menempatkan thread yang tepat pada core yang tepat pada waktu yang tepat. 
 
Untuk spesifikasi sendiri, Intel Core i9-12900K akan memiliki total 16 core dan 24 thread. Akan terdapat total 8 P-Core dengan 16 thread, dan total 8 E-Core dengan 8 thread dalam prosesor yang satu ini.

Pengguna akan mendapatkan peningkatan FPS hingga 25% pada game Troy: A Total War Saga, peningkatan FPS hingga 28% lebih pada game Hitman 3, dan peningkatan FPS hingga 23% pada game Far Cry 6 jika dibandingkan dengan pendahulunya.

Pengalaman gaming juga ditingkatkan oleh Intel Killer Wi-Fi 6E yang menghasilkan penurunan latensi hingga 75% saat bermain game ketika multitasking. Jadi, gamer memiliki pilihan untuk bermain gim secara nirkabel tanpa perlu khawatir lag

Untuk para streamer, mereka akan mendapatkan performa terbaik karena P-cores yang memiliki frekuensi tinggi akan meng-handle game secara penuh sementara E-cores mampu melakukan berbagai task secara paralel, sehingga pengguna akan mendapatkan FPS yang meningkat hingga 84% saat melakukan gaming, streaming, dan recording secara bersamaan. 
 
Sementara itu, dengan penggunaan RAM DDR5 yang lebih kencang, pengguna juga akan mendapatkan peningkatan performa untuk aplikasi kreatif. Pengguna akan mendapatkan performa penyuntingan foto lebih cepat hingga 36%, penyuntingan video lebih cepat hingga 32%, 3D modeling lebih cepat hingga 37%, serta rendering multi-frame lebih cepat hingga 100%.

Pengguna juga akan mendapatkan kemampuan overclock yang lebih baik. Mereka dapat menggunakan Intel Extreme Tuning Utility (XTU) 7.5 yang dapat mengaplikasikan overclock terbaik secara otomatis dan juga hadir dengan Intel Extreme Memory Profile (XMP) 3.0.

Hadir dengan chipset dan soket baru

Namun, untuk menjalankan prosesor ini, pengguna tidak dapat menggunakan platform terdahulu. Sebab, Intel mempersiapkan platform chipset 600 series yang hadir dengan soket 1700, yang berbeda dengan soket generasi sebelumnya.

Tapi, dengan menggunakan chipset baru ini, pengguna akan mendapatkan dukungan RAM DDR5 dengan kecepatan hingga 4800MT/s serta hadir dengan PCIe 5.0 (hingga 16 lane) yang menawarkan hingga dua kali throughput I/O pada PCIe 4.0, dengan tambahan hingga empat lane berkat dukungan PCIe 4.0.

Sedangkan untuk ketersediaan, jajaran Intel Core generasi ke-12 akan hadir pada 4 November mendatang di 30 negara sekaligus. Pengguna dapat membeli prosesor ini dengan harga mulai dari USD264 atau Rp3,75 juta hingga USD589 atau sekitar Rp8,36 juta.

Pos terkait