Intel ungkap Sapphire Rapids dan Ponte Vecchio dukung HBM2

  • Whatsapp

Dalam sebuah pengumuman terbaru, Intel mengungkapkan bahwa CPU dan GPU baru mereka, yakni Sapphire Rapids dan Ponte Vecchio akan mendukung memory HBM2.

Pada pameran dagang Supercomputing 2021, Intel mengumumkan kehadiran prosesor terbaru mereka, yakni Sapphire Rapids. Dalam acara ini, Intel mengatakan jajaran prosesor tersebut akan mendukung memori HBM2e.

Mereka mengatakan, prosesor tersebut akan memiliki dukungan memori HBM2e hingga 64GB. Tak ketinggalan, mereka juga menunjukkan pengembangan cepat di sisi platform, dengan berbagai mitra di mana akan menghadirkan solusi yang menggunakan prosesor Sapphire Rapids dan Ponte Vecchio. 

Intel juga mengungkapkan bahwa GPU Ponte Vecchio milik mereka akan dilengkapi dengan 408MB L2 cache dan memori HBM2e. Bahkan, dua superkomputer ExaFLOP Aurora mendatang akan hadir dengan total 54.000 GPU Ponte Vecchio yang dipasangkan dengan 18.000 prosesor Sapphire Rapids, seperti dilansir dari Tom’s Hardware (16/11).

Dalam acara ini, Intel juga mengatakan memori HBM2e 64GB ini akan hadir dengan bandwidth hingga 410 GB/s pada setiap tumpukan, dimana memiliki total empat paket. Itu berarti kita bisa melihat throughput sebesar 1,6 TBps.

Untuk setiap paket HBM2E, yang dimana terdiri dari delapan die 16Gb (8-Hi), terhubung ke satu die chip Sapphire Rapid quad-tile. Memori ini dalam paket dan akan berada di bawah heatspreader

Sedangkan untuk Sapphire Rapids sendiri akan hadir dengan arsitektur Golden Cove yang diproduksi menggunakan teknologi Intel 7. Selain itu, prosesor ini juga mendukung Intel Advanced Matrix eXtensions (AMX) untuk meningkatkan kinerja dalam beban kerja pelatihan dan inferensi. 

Tak ketinggalan, prosesor ini juga akan memiliki memori HBM dalam tiga mode berbeda, yakni HBM-Only, Flat Mode, dan Cache Mode. Mode ‘HBM-only’ memungkinkan chip berfungsi tanpa DRAM dalam sistem, dan perangkat lunak yang ada dapat bekerja seperti biasa.

Pengguna juga dapat menggunakan DDR5 dalam sistem mereka, yang di mana akan mengaktifkan ‘Mode Flat.’ Mode ini membuat DDR5 dan HBM2e terlihat oleh sistem, dengan masing-masing jenis memori disajikan sebagai node NUMA-nya sendiri. 

Hal ini memungkinkan perangkat lunak yang ada untuk mengatasi jenis memori yang berbeda menggunakan pendekatan pemrograman NUMA standar.  

Sedangkan untuk ‘Cache Mode’ akan menggunakan HBM sebagai cache untuk memori DDR5. Hal ini membuat HBM tidak terlihat oleh perangkat lunak. Ini berarti tidak memerlukan pengkodean khusus, dan cache HBM dikelola oleh pengontrol memori sebagai cache yang dipetakan langsung. 

Terakhir, mereka juga mengatakan bahwa GPU Ponte Vecchio akan hadir dengan cache L2 hingga 408MB dan cache L1 64MB untuk model dual-stack-nya. Selain itu, GPU ini juga akan menampilkan memori HBM2e. 

Akselerator ini memberi daya pada sistem 2 ExaFLOP Aurora yang akan datang, dengan 54.000 GPU Ponte Vecchio yang dipasangkan dengan 18.000 prosesor Sapphire Rapids dalam rasio tiga banding satu.

Pos terkait