Jakarta, CNN Indonesia --
Islam Makhachev mengatakan dirinya kudu menjalani satu pertandingan lagi sebelum Ramadan pada Februari 2027 mendatang.
Rencana itu diungkapkan Islam Makhachev usai mengalahkan Ian Garry pada partai puncak UFC 330.
"Bro, kita kudu berkompetisi sebelum Ramadan, 100%. Januari, akhir [2026] kita kudu bertarung. Saya berumur 34 tahun, saya kudu berkompetisi sesegera mungkin. Saya tidak banyak menurunkan berat badan, saya tidak mengalami cedera serius. Itu saja," kata Islam Makhachev dikutip dari ChampRDS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ucapan Makhachev soal pertarungan sebelum Ramadan 2027 ini sekaligus menepis rumor rencana petarung Dagestan bakal pensiun setelah menang atas Machado.
Dengan wajah babak belur Islam Makhachev sukses mempertahankan gelar juara kelas welter UFC setelah mengalahkan Ian Machado Garry melalui kemenangan nomor multak dalam partai utama UFC 330 di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia, Amerika Serikat, Minggu (16/8) siang WIB.
Makhachev menang dengan skor 49-46, 49-46, dan 48-47 atas Garry. Hasil tersebut membikin rekor Makhachev menjadi 29 kemenangan dan satu kekalahan dalam MMA, termasuk rekor 18 kemenangan dan satu kekalahan di UFC. Sementara Garry sekarang mempunyai rekor 17-2 di MMA dan 10-2 di UFC.
Sejak ronde pertama Islam Makhachev langsung memamerkan keunggulannya dalam grappling. Ia beberapa kali melakukan takedown dan mengontrol Garry di dekat pagar oktagon. Meski bisa mendominasi posisi, Makhachev belum banyak memberikan kesulitan pada Garry.
Memasuki ronde kedua, pertarungan mulai berjalan lebih terbuka. Garry sempat memberikan tekanan lewat tendangan dan pukulan ke arah badan Islam Makhachev. Namun, Makhachev membalas dengan tendangan kepala nan menjatuhkan Garry. Ia kemudian membawa pertarungan kembali ke bawah dan melancarkan ground-and-pound.
Garry tampil lebih baik pada ronde ketiga dan keempat. Petarung asal Irlandia tersebut beberapa kali sukses menggagalkan percobaan takedown Makhachev dan mendaratkan pukulan ke wajah serta tubuh lawannya.
Pada ronde terakhir, Makhachev kembali mengandalkan grappling. Ia sukses melakukan takedown dan menguasai punggung Garry. Makhachev sempat mencoba rear-naked choke, tetapi Garry bisa memperkuat hingga bel terakhir berbunyi.
Makhachev dinyatakan sebagai pemenang lewat keputusan nomor multak dan sukses mempertahankan gelar juara kelas welter UFC.
Hingga saat ini, Islam Makhachev belum mempunyai musuh resmi berikutnya nan diumumkan oleh UFC setelah dia sukses mengalahkan Ian Machado Garry di arena UFC 330.
Namun, sejumlah nama penantang kuat di kelas welter seperti Michael Morales dan Carlos Prates disebut-sebut sebagai kandidat potensial musuh selanjutnya.
(rhr/rhr/nva)

1 jam yang lalu
4








English (US) ·
Indonesian (ID) ·