Jakarta Hybrid Race Hadir di ISS 2026, Kemenpora Bidik Potensi Ekonomi Olahraga

1 jam yang lalu 4

loading...

Jakarta Hybrid Race Hadir di ISS 2026, Kemenpora Bidik Potensi Ekonomi Olahraga. Foto: SINDOnews/Cikal Bintang

JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bekerja sama dengan perusahaan industri kebugaran 20FIT untuk menggelar kompetisi kebugaran Jakarta Hybrid Race (JHR). Ajang tersebut diproyeksikan menjadi salah satu docket utama dalam Indonesia Sport Summit (ISS) 2026.

Jakarta Hybrid Race diharapkan dapat memperluas ruang interaksi bagi pelaku olahraga sekaligus mendorong pertumbuhan industri olahraga nasional. Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora, Teuku Arlan Perkasa Lukman, mengatakan ajang tersebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan berbagai elemen dalam ekosistem olahraga.

"Kami ingin menjadikan Indonesia Sport Summit ini sebagai suatu level atau tempat di mana seluruh ekosistem olahraga akan berkumpul dan saling berinteraksi," kata Arlan dalam konferensi pers yang dihadiri iNews Media Group di Kantor Kemenpora, Jakarta pada Kamis (20/8/2026).

Menurut Arlan, olahraga kebugaran dengan konsep hybrid contention tengah berkembang pesat di Indonesia. Gelaran serupa di Jakarta pada akhir Juni lalu bahkan mampu menarik hingga 11.500 peserta.

Antusiasme tersebut coba diakomodasi melalui Jakarta Hybrid Race yang akan berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta pada 11-13 September 2026. Kemenpora dan 20FIT menyiapkan arena pertandingan dengan konsep yang dirancang agar kompetisi berlangsung lebih cepat dan menarik.

"Para peserta nanti akan menjajal delapan presumption dengan jarak setengah dari standar biasanya. Jadi harusnya jauh lebih ramai, lebih seru, dan tempo permainannya lebih cepat. Kalau biasa lari satu kilometer butuh empat menit, di sini mungkin bisa lebih kencang lagi," jelas Arlan.

Arlan menilai hybrid contention tidak hanya berkaitan dengan kemampuan fisik para peserta. Menurutnya, perkembangan ajang tersebut juga membuka peluang terhadap perputaran ekonomi di sektor olahraga.

Selengkapnya