Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Warga Lembang Gelar Hajat Lembur

1 jam yang lalu 3
Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Warga Lembang Gelar Hajat Lembur Hajat lembur masyarakat Desa Gudang Kahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI.(MI/Depi Gunawan)

MASYARAKAT di Desa Gudang Kahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, menggelar tradisi hajat lembur memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Hajat lembur nan rutin dilaksanakan setiap tahunnya ini digelar sebagai corak rasa syukur kepada Tuhan nan Maha Esa atas keselamatan, kesehatan, kenikmatan, serta kemakmuran nan telah diberikan kepada masyarakat.

Kepala Desa Gudang Kahuripan  Agus Karyana mengatakan hajat lembur juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga serta dengan para tokoh masyarakat, ulama, dan unsur pemerintahan.

"Yang utama dari aktivitas rencana lembur ini salah satunya corak rasa syukur kepada Allah SWT, di mana masyarakat diberikan keselamatan, kesehatan, kenikmatan dan kemakmuran, baik para pelaku usaha, petani dan sebagainya," kata Agus, Minggu (16/8).

Menurutnya, aktivitas tersebut juga mempunyai nilai edukasi bagi generasi muda agar tidak melupakan sejarah serta tetap melestarikan beragam corak kearifan lokal nan telah diwariskan para leluhur.

"Jangan sampai kearifan lokal ini luntur oleh zaman. Generasi Z, milenial dan generasi emas nan bakal datang kudu terus meneruskan budaya ini. Cek Sundana mah, jati ulah kasilih ku junti," ujarnya.

Dalam aktivitas tersebut, masyarakat memanjatkan angan untuk para sesepuh kampung, para pahlawan nan telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, serta orangtua dan kerabat nan telah meninggal dunia.

Doa juga dipanjatkan agar masyarakat, khususnya di Lembang, Jawa Barat dan Indonesia pada umumnya, senantiasa diberikan keselamatan dan dijauhkan dari beragam ancaman bencana.

"Mudah-mudahan masyarakat Lembang khususnya, Jawa Barat dan Indonesia umumnya dijauhkan dari ancaman bencana. Bagi saudara-saudara kita nan sedang terkena bencana, semoga diberikan ketabahan dan kekuatan," jelasnya.

Selain angan berbareng dan syukuran, masyarakat juga bergotong royong menyiapkan hidangan seperti nasi tumpeng, nasi uduk dan nasi liwet. Hidangan tersebut dibuat secara swadaya oleh penduduk dan kemudian disantap bersama-sama.

"Ada nan empat rumah satu tumpeng, ada nan membikin nasi liwet dan hidangan lainnya. Semuanya dilakukan secara swadaya dan gotong royong," ungkapnya. (H-4)

Selengkapnya