Jelang Musim 2026/2027, PSIM Yogyakarta Minta Restu Sri Sultan HB X

1 jam yang lalu 3
Jelang Musim 2026/2027, PSIM Yogyakarta Minta Restu Sri Sultan HB X Sri Sultan Hamengku Buwono X memandang jersey PSIM Yogyakarta.(Dok. MI)

MENJELANG bergulirnya musim kejuaraan sepak bola 2026/2027, jejeran pengurus PSIM Yogyakarta melakukan kunjungan kehormatan untuk meminta restu kepada Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Pertemuan tersebut berjalan di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, pada Kamis (27/8).

Dalam audiensi tersebut, Presiden Direktur PSIM Yogyakarta, Yuliana Tasno, datang didampingi langsung oleh pembimbing kepala Laskar Mataram, Jean-Paul van Gastel. Yuliana menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan "ritual" rutin nan dilakukan klub sebelum mengarungi musim kejuaraan baru.

“Hari ini kami berjumpa langsung dengan Ngarsa Dalem sebagai ritual PSIM saja, mau meminta bless bagi PSIM berjuang untuk musim 2026-2027. Beliau banyak menyampaikan wejangan, tidak hanya dari sisi teknik, tapi juga manajerial hingga kepemimpinan,” ujar Yuliana usai pertemuan.

Soroti Kedisiplinan dan Gorengan

Salah satu poin menarik nan menjadi perhatian Sri Sultan adalah kedisiplinan atlet, terutama mengenai pola makan. Sultan menekankan pentingnya pengawasan ketat agar para pemain menjaga kondisi bentuk mereka dengan menghindari makanan nan tidak sehat.

“Pas ngomongin soal performa atlet, Ngarsa Dalem bilang, itu dilihatin ya anak-anak, jangan makan gorengan, kelak di belakang diam-diam mereka makan gorengan. Hal itu diulang-ulang terus, bahwa kedisiplinan kudu terus dipantau,” ungkap Yuliana menirukan pesan Sultan.

Kemandirian Finansial dan Gaya Kepemimpinan

Dari sisi manajerial, Sri Sultan menyarankan agar PSIM mulai memperkuat struktur pendapatan (revenue) klub agar tidak hanya berjuntai pada investasi pengusaha. Sultan mendorong klub untuk mencari penemuan investasi tambahan guna menjaga stabilitas modal.

Selain itu, Yuliana mengaku sempat mendapatkan komentar unik mengenai style kepemimpinannya. Sultan berpesan agar dirinya tidak terlalu sering marah-marah dalam memimpin klub. “Saya juga heran kenapa beliau bisa tahu. Tapi saya bilang, sejak PSIM di Liga 1, saya sudah tidak pernah marah-marah lagi,” selorohnya.

Yuliana merasa berterima kasih lantaran Yogyakarta dipimpin oleh sosok nan sangat memahami dan mencintai bumi olahraga, sehingga komunikasi antara pihak klub dan pemerintah wilayah melangkah sangat selaras.

Cenderamata Perjalanan Liga 1

Sebagai corak apresiasi, manajemen PSIM menyerahkan album foto nan mendokumentasikan perjalanan Laskar Mataram selama musim 2024-2025 dan 2025-2026, periode di mana PSIM pertama kali berkompetensi di kasta tertinggi Liga 1.

Di akhir pertemuan, PSIM juga menyerahkan jersey resmi musim 2025-2026 kepada Sri Sultan. Jersey tersebut secara unik mencantumkan nama "HB X" dengan nomor punggung 10 di bagian belakang. (H-3)

Selengkapnya