Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor Jadi Pelatih Timnas Jerman

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan juru strategi Liverpool, Jurgen Klopp, akhirnya buka bunyi menanggapi rumor nan mengaitkan namanya dengan posisi pembimbing tim nasional (timnas) Jerman. Rumor ini mencuat menyusul kegagalan tragis Jerman di babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Langkah Die Mannschaft kudu terhenti lebih awal setelah ditumbangkan Paraguay lewat drama adu penalti dengan skor 3-4 di Stadion Boston, Amerika Serikat. 

Kegagalan awal ini langsung menempatkan posisi pembimbing saat ini, Julian Nagelsmann, di ujung tanduk. Alhasil, nama Jurgen Klopp nan saat ini menjabat sebagai Kepala Global Sepak Bola Red Bull kembali digadang-gadang oleh publik Jerman sebagai sosok penyelamat timnas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Klopp akhirnya buka bunyi soal potensi dirinya menakhodai timnas Jerman di masa depan. Namun, laki-laki berumur 59 tahun itu memilih untuk meredam spekulasi tersebut.

"Saya sangat mengerti bahwa nama saya sedang ramai diperbincangkan," kata Klopp mengutip RTÉ Sport, Selasa (30/6).

"Namun, ini sama sekali bukan momen nan tepat untuk membicarakan perihal tersebut, dan nan pasti bukan kapabilitas saya untuk membahasnya sekarang," tambahnya.

Usai menolak membahas rumor jadi pembimbing Jerman, Klopp justru melayangkan kritik keras terhadap performa Video Assistant Referee (VAR). Ia menyoroti keputusan kontroversial wasit nan menganulir gol sundulan Jonathan Tah pada menit ke-101 masa perpanjangan waktu, nan semestinya bisa menjadi penentu kemenangan Jerman.

Wasit menganulir gol tersebut lantaran menganggap bek Jerman, Waldemar Anton, melakukan pelanggaran ringan terhadap penjaga gawang Paraguay, Orlando Gill, sebelum bola masuk ke gawang.

Klopp menilai keputusan tersebut terlalu berlebihan. Klopp membandingkan dengan strategi tim-tim papan atas Premier League seperti Arsenal nan kerap memanfaatkan kontak bentuk serupa dalam situasi bola mati.

"Jika gol seperti itu dianggap ilegal, maka Arsenal tidak bakal pernah menjadi juara Liga Inggris. Mereka mencetak nyaris 60 persen gol mereka dengan langkah seperti itu," kecewa Klopp. 

Di sisi lain, Julian Nagelsmann menegaskan dirinya tidak mempunyai rencana untuk mundur dari jabatannya meskipun tekanan publik kian memuncak. Pelatih berumur 38 tahun itu tetap mempunyai perjanjian resmi dengan Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) hingga Piala Eropa 2028 mendatang.

"Saya bukan jenis orang nan suka melarikan diri dari tanggung jawab," ujar Nagelsmann dalam wawancaranya dengan saluran televisi Jerman, ZDF.

"Saya mau terus melanjutkan pekerjaan ini. Tetapi dalam bumi sepak bola, nasib Anda tidak selalu berada di tangan Anda sendiri. Jika DFB tetap menginginkan saya, maka saya bakal segera mempersiapkan tim untuk menghadapi Piala Eropa dan Nations League," pungkasnya.

Tersingkirnya Jerman di babak 32 besar melengkapi hat-trick kegagalan memilukan mereka di panggung Piala Dunia, setelah sebelumnya juga terdepak lebih awal di fase grup pada jenis 2018 di Rusia dan 2022 di Qatar.

[Gambas:Video CNN]

(tim/dal)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya