loading...
Kabut Asap Karhutla Indonesia Mengancam F1 Singapura 2026. Foto: scmp.com
SINGAPURA - Gelaran Formula 1 (F1) Grand Prix Singapura 2026 mulai dibayangi persoalan kabut asap . Asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan di Indonesia telah mencapai Singapura, memunculkan kekhawatiran terhadap penyelenggaraan balapan yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.
Kabut asap akibat kebakaran di Kalimantan dalam beberapa hari terakhir turut memengaruhi kondisi udara di negara-negara tetangga. Singapura menjadi salah satu wilayah yang merasakan dampaknya, selain Malaysia.
Situasi tersebut bahkan membuat Dewan Agama Islam Singapura (MUIS) mengeluarkan imbauan agar pelaksanaan khotbah salat Jumat pada 21 Agustus 2026 dipersingkat. Langkah itu berkaitan dengan kondisi kabut asap serta suhu udara yang cukup panas.
Kondisi udara juga mulai menjadi perhatian dalam persiapan GP Singapura. Pihak penyelenggara menyatakan telah berdiskusi dengan sejumlah lembaga pemerintah dan pemangku kepentingan untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan selama balapan.
"Rencana itu dirumuskan dan disempurnakan dengan para pemangku kepentingan dan lembaga pemerintah. Jika kabut asap menyebabkan visibilitas, masalah kesehatan masyarakat atau operasional, GP Singapura akan bekerja sama dengan lembaga terkait sebelum membuat keputusan kolektif mengenai acara tersebut," kata juru bicara GP Singapura.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·