Kapten Swiss Sebut Wasit Jadi Biang Keladi Kekalahan Lawan Argentina

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNN Indonesia --

Kapten timnas Swiss, Granit Xhaka menyebut wasit jadi biang keladi kekalahan timnya dari Argentina di perempat final Piala Dunia 2026.

Swiss kalah 1-3 dari Argentina di perempat final Piala Dunia 2026, Minggu (12/7). Wakil Eropa sempat berkompetensi dengan 10 pemain akibat wasit mengusir Breel Embolo dengan kartu merah di menit ke-72.

Saat itu posisi kedua tim sedang seri 1-1. Bagi Xhaka, wasit membikin keputusan fatal untuk Swiss sehingga kurang pemain dan kebobolan dua kali di babak tambahan.

"Babak kedua adalah milik kami. Kami mencetak gol dan rasanya permainan melangkah baik di lapangan. Kami punya daya dan kepercayaan lebih tinggi. Tapi kartu merah mengubah semuanya. Itu mengubah semua strategi kami dari awal," kata Xhaka dikutip dari Daily Mail.

Gelandang 34 tahun itu mengaku susah mencerna keputusan wasit. Baginya, Joao Pinheiro sebagai wasit pertandingan itu seakan 'membunuh' permainan.

"Jika Anda kalah lantaran satu keputusan dari wasit memang menyakitkan tapi itu adalah sikapnya. Sulit untuk menerima realita setelah pertandingan lantaran di ruang tukar semau pemain tak bersuara lantaran kecewa," ujarnya.

"Peraturan tetaplah peraturan dan kita tidak bisa mengubah itu. Tapi keputusan [wasit] membunuh pertandingan. Itu pendapat saya," dia menambahkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut, pemain Sunderland itu percaya hasil pertandingan bakal berbeda jika duel berjalan antara 11 musuh 11 pemain. Sayangnya, kartu merah jadi sikap bulat dari wasit dan tidak bisa diganggu gugat.

"Saya tidak tahu lagi kudu bilang apa selain [wasit] membunuh permainan. Kami tampil baik di laga ini. Saya percaya jika 11 musuh 11 kami bisa memenangkannya tapi sangat susah untuk mencari kata nan tepat setelah berlaga," ucapnya.

Banner Gempita Bola 2026


Kekalahan Swiss sekaligus memberi jalan bagi Argentina menembus semifinal Piala Dunia 2026. La Albiceleste bakal menghadapi Inggris untuk memperebutkan tiket final Piala Dunia 2026.

[Gambas:Video CNN]

(ikw/jal)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya