Karyawan Activision Blizzard minta Bobby Kotick mundur

  • Whatsapp

Dikarenakan masalah internal di dalam perusahaan, karyawan Activision Blizzard protes menuntut turunnya Bobby Kotick dari CEO Activision Blizzard.

Permasalahan internal yang terjadi di perusahaan gim Activision Blizzard semakin memanas. Bukan hanya karena ada isu pelecehan seksual di perusahaan, namun juga dikarenakan masalah lainnya.

Kabr terakhir dilaporkan bahwa para karyawan Activision Blizzard melakukan sebuah protes besar belum lama ini. Mereka menuntut CEO perusahaan tersebut, Bobby Kotick untuk mengundurkan diri.

Para pekerja meminta Bobby mundur dari posisinya karena dianggap menciptakan budaya pekerjaan yang sangat buruk di perusahaannya. Bahkan, dia dianggap tidak mengindahkan, bahkan seperti melindungi pelaku pelecehan seksual yang terjadi di perusahaannya.

“Kami telah menerapkan Kebijakan Nol Toleransi kami sendiri,” kata kelompok advokasi karyawan Activision Blizzard, A Better ABK seperti dikutip dari laman Engadget (17/11).

“Kami tidak akan diam sampai Bobby Kotick diganti sebagai CEO dan terus mempertahankan permintaan awal kami untuk peninjauan Pihak Ketiga oleh sumber yang dipilih karyawan.” Mereka pun melakukan aksi walk out setelah memposting pernyataan tersebut.

Meski para karyawan menuntut Bobby mengundurkan diri dari jabatan tersebut, hal ini merupakan sebuah hal yang tidak mudah. Hal ini dikarenakan Bobby telah bekerja di Activision semenjak awal 1990-an. Dia merupakan salah satu pentolan yang menjadikan merger Activision dan Blizzard di 2008 lalu. Selain itu, para direksi perusahaan juga masih sangat mempercayakan perusahaan tersebut ke Bobby.

Pos terkait