Kebakaran di Matraman Jakarta Timur Hanguskan Tiga Rumah Warga

1 jam yang lalu 2
Kebakaran di Matraman Jakarta Timur Hanguskan Tiga Rumah Warga Ilustrasi.(Magnific)

POLSEK  Matraman mengonfirmasi peristiwa kebakaran nan menghanguskan tiga rumah di Jalan Pisangan Baru Tengah 1, RT 07/RW 02, Kelurahan Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur, pada Rabu (19/8) pagi.

Kapolsek Matraman, Ajun Komisaris Suripno, menyatakan bahwa api melalap rumah milik penduduk berjulukan Syazali, Dendi, dan Atikah. Ketiga gedung tersebut terletak berdekatan di area Jalan Kayumanis V Lama.

"Iya, kebakaran tadi pagi di Pisangan Baru, Matraman, menghanguskan tiga rumah," ujar Suripno saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (19/8).

Pihak kepolisian menerima laporan kebakaran sekitar pukul 04.45 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali diketahui saat penunggu rumah sedang tertidur.

Salah satu saksi sempat terbangun lantaran mendengar bunyi kobaran api dan berupaya memadamkannya menggunakan perangkat pemadam api ringan (APAR). "Saat saya lagi tidur, bunyi api kebakar, lampau saya bangun dan saya ambil APAR dan semprotkan ke atas lantaran rumah lantai dua dan api sudah di tangga," kata Suripno menirukan keterangan saksi.

Meski penduduk sekitar berupaya membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya, kobaran api terus membesar dan susah dikendalikan. Saksi lain berjulukan Dendi menyebut api terlihat berasal dari bagian plafon bilik depan rumahnya. Keterbatasan sumber air di letak membikin api sigap merembet ke rumah di sekitarnya.

Petugas pemadam kebakaran tiba di letak sekitar pukul 05.00 dengan mengerahkan 10 unit kendaraan pemadam. Setelah upaya intensif, api akhirnya sukses dipadamkan total sekitar pukul 06.00.

Polsek Matraman memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hingga saat ini, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran serta mendata total kerugian materi nan ditimbulkan.

"Kami sudah melakukan pengecekan lokasi, mencari keterangan saksi, dokumentasi, serta melaksanakan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran," pungkas Suripno. (Ant/I-2)

Selengkapnya