Kemenlu: Tak Ada WNI Jadi Korban Banjir Bandang di Perbatasan Nepal-Tiongkok

1 jam yang lalu 3
 Tak Ada WNI Jadi Korban Banjir Bandang di Perbatasan Nepal-Tiongkok ilustrasi(Antara)

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan tidak ada penduduk negara Indonesia (WNI) nan menjadi korban dalam musibah banjir bandang luar biasa nan melanda wilayah perbatasan Tiongkok-Nepal pada Rabu (26/8). Hingga saat ini, otoritas mengenai belum menerima laporan adanya WNI di antara ratusan visitor asing nan tewas maupun hilang.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menyatakan bahwa KBRI Dhaka dan KBRI Beijing terus memantau kondisi WNI di Nepal dan Tibet. Koordinasi intensif dilakukan melalui jejaring WNI serta Konsul Kehormatan RI di Kathmandu pascabencana tersebut.

“Hingga saat ini, berasas pemantauan dan komunikasi dengan pihak terkait, belum terdapat laporan mengenai WNI nan terdampak,” ujar Heni dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (27/8).

Perhatian Khusus bagi Wisatawan dan Pendaki

KBRI Dhaka memberikan perhatian unik kepada WNI nan saat ini berada di Nepal sebagai wisatawan, terutama mereka nan berencana melakukan aktivitas pendakian. Sebagai langkah antisipasi, KBRI Dhaka telah menerbitkan imbauan kepada seluruh pemasok perjalanan nan memberangkatkan WNI ke Nepal.

Agen perjalanan diminta segera menyampaikan info mengenai keberadaan dan kondisi WNI nan mereka pandu, khususnya nan sedang dalam perjalanan alias melakukan pendakian di wilayah pegunungan. Berdasarkan info Kemlu, saat ini tercatat ada 45 WNI nan menetap di Nepal. Mayoritas dari mereka berdomisili di Kathmandu dan bekerja di sektor perhotelan.

Imbauan Kewaspadaan dan Kontak Darurat

Menyusul musibah tersebut, KBRI Dhaka dan KBRI Beijing mengimbau seluruh WNI untuk meningkatkan kewaspadaan, mengikuti pengarahan otoritas setempat, menghindari wilayah terdampak, serta terus memantau info melalui sumber resmi.

“KBRI Beijing dan KBRI Dhaka bakal terus memantau perkembangan situasi dan menjaga komunikasi dengan organisasi WNI,” tambah Heni.

Hotline Darurat WNI:

  • KBRI Dhaka (Nepal): +880 161-4444-552
  • KBRI Beijing (China): +86 18610455488

Dampak Banjir Bandang Nepal-Tiongkok

Menurut laporan Kyodo, korban tewas akibat banjir bandang di perbatasan Nepal-China telah melonjak menjadi 160 orang, dengan ratusan lainnya tetap dinyatakan hilang. Otoritas Nepal mencatat dari 384 orang nan hilang, 290 di antaranya merupakan visitor asing asal India, Malaysia, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat.

Bencana ini dipicu oleh meluapnya Sungai Bhotekoshi di wilayah Rasuwa, pegunungan Nepal. Aliran air nan sangat deras menghancurkan rumah-rumah, bangunan, hingga sebuah pembangkit listrik tenaga air.

Sementara itu, instansi buletin Xinhua melaporkan tiga orang tewas dan 265 lainnya lenyap akibat tanah longsor di Shigatse, wilayah otonom Tibet, China. Sungai nan meluap tersebut diketahui mengalir dari wilayah China menuju Nepal, memperparah akibat kerusakan di sepanjang alirannya. (Ant/E-3)

Selengkapnya