Kiat memakai IG Reels untuk kebutuhan bisnis

  • Whatsapp

Jakarta (ANTARA) – Semenjak pertama kali diluncurkan hampir satu tahun yang lalu, Instagram Reels telah memikat banyak penggunanya khususnya di masa pandemi berlangsung di mana media sosial menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat global.

Melalui media sosial, individu maupun komunitas dapat terus terkoneksi di mana pun mereka berada. Selain TikTok, Instagram Reels juga mengalami peningkatan pengguna dan hadir untuk melengkapi pilihan konten hiburan selagi di rumah.

Instagram Reels adalah fitur video terbaru dari Instagram yang memungkinkan pengguna membuat konten selama 15 hingga 60 detik dan dapat diatur sesuai keinginan pengguna seperti penambahan musik, stiker, dan juga teks. Selain itu, juga ada pilihan untuk menambahkan video yang sudah direkam terlebih dahulu dari perangkat Anda. Pada dasarnya cara kerja Instagram Reels mirip dengan TikTok.

Country Manager Zilingo Indonesia, Melina Marpaung, mengatakan penggunaan media sosial sudah menjadi bagian terpenting dalam meningkatkan brand awareness dan jangkauan sebuah produk.

“Saat ini para pelaku usaha sudah memiliki banyak sekali pilihan dalam memasarkan produknya secara digital, salah satunya adalah dengan menggunakan fitur Instagram reels yang berperan dalam strategi pemasaran digital,” katanya dikutip dari siaran resmi, Sabtu.

Baca juga: Facebook akan “jauhkan” remaja dari konten berbahaya

Baca juga: Hoaks! Anak 13 tahun asal China retas Facebook

Melalui algoritma yang unik, fitur ini menarik untuk menarik audiens. Dia memberikan kiat-kiat menggunakan Instagram Reels untuk meningkatkan performa bisnis Anda.

Bagikan konten edutainment

Konten edutainment (education entertainment) merupakan cara yang bagus untuk memulai di Reels. Konten-konten seperti: 5 rutinitas perawatan kulit atau 3 rahasia dalam mix & match kain batik hingga cara membuat photo terbaik untuk produk Anda. Banyak hal baru dan ringan yang dapat dibagikan kepada pengikut Anda yang dapat membantu mereka mempelajari keterampilan baru.

Melina menambahkan, “Dari segi bisnis, konten Edutainment dapat membantu memposisikan Anda sebagai ahli dalam topik tersebut dalam komunitas Anda”.

Bagikan konten di balik layar

Konten BTS (behind the scene) atau di balik layar membantu pengikut memahami lebih dalam tentang brand Anda dan mengapa produk tersebut diproduksi untuk audiens Anda. Khususnya bagi para UMKM, konten seperti ini membantu membentuk kepribadian bisnis, mendapatkan kepercayaan dan juga membangun hubungan yang lebih personal dengan para pengikut.

“Melalui Instagram Reels, UMKM dapat menunjukkan kepribadiannya dan menciptakan hubungan yang lebih tulus kepada para audiens, salah satunya adalah dengan tur singkat di balik layar”, tambah Melina.

Bagaimana produk dibuat? Seperti apa keseharian dalam bisnis Anda? Mungkin Anda telah menerima pesanan atau produk baru yang dapat Anda ubah menjadi semacam video unboxing? Konten BTS tidak hanya menyenangkan, tetapi juga menunjukkan bahwa Anda telah menyisihkan waktu untuk melibatkan audiens dalam bisnis Anda.

Tampilkan produk otentik

Instagram Reels adalah peluang besar bagi merek dan bisnis yang ingin mendorong awareness dan penjualan tentunya. Anda dapat mempromosikan produk dan menandainya secara langsung.

Tampilan video produk yang dapat dibeli pelanggan Anda adalah cara yang bagus untuk meningkatkan penjualan dan traffic ke IG Shop. Selain itu, Anda juga dapat mengumumkan promo khusus di Instagram Reels. Beberapa merek besar telah menggunakan metode ini dan terbukti meningkatkan engagement mereka.

Melalui Instagram Reels, cobalah untuk mempertahankan keotentikan jenama atau bisnis Anda. Fokus pada orisinalitas dan kreativitas, bukan hanya kualitas video. Banyak hal yang dapat dikembangkan menggunakan fitur ini di Instagram, bisa menampilkan staf atau menghidupkan aspek menarik dari bisnis Anda melalui musik dan gerak.

Baca juga: Instagram luncurkan fitur Badges guna dukung kreator Instagram Live

Baca juga: Instagram Reels kini miliki fitur “text-to-speech” dan efek suara

Baca juga: Instagram menilai anak perlu aplikasi khusus

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pos terkait