Komunitas motor listrik hadir di Sidrap, Sulsel

  • Whatsapp

Sidrap (ANTARA) – Bupati Sidrap, Sulawesi Selatan, Dolla Mando meresmikan terbentuknya komunitas pengguna sepeda motor listrik, merupakan komunitas pecinta kendaraan listrik pertama Sulsel.

Peluncuran komunitas ini ditandai dengan konvoi motor listrik yang dilepas oleh Bupati Sidrap dan turut dihadiri oleh General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (Sulselrabar) Awaluddin Hafid di Sidrap, Selasa.

Komunitas Motor Listrik Sidrap ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sidrap Mahmud Yusuf. “Ini potensi yang sangat besar dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat secara keseluruhan,” kata Mahmud.

Baca juga: Alasan di balik mahalnya harga motor listrik GESITS

Menurut Mahmud, komunitas ini hadir sebagai upaya memperkenalkan kendaraan listrik secara luas ke masyarakat, terkait kelebihan dan kemudahan menggunakan kendaraan listrik serta efisiensi penggunaannya.

Harapannya, kata dia, agar masyarakat semakin sadar untuk menggunakan sumber energi yang ramah lingkungan. Sumber energi yang lebih murah, tersedia setiap saat ketika masyarakat membutuhkannya.

“Tentu ini sesuatu yang harus kita sosialisasikan. Alhamdulillah sudah ada 56 orang yang gabung di sini, setahun lalu kita mulai membentuk komunitas ini dan mulai hari ini diluncurkan,” katanya.

Peluncuran komunitas motor listrik di Kabupaten Sidrap juga menjadi rangkaian dari Electrifying Lifestyle Festival yang digelar oleh PLN UIW Sulselrabar dalam rangka peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke 76.

Baca juga: IMI apresiasi pengembangan motor listrik BL-SEV01

“Selamat atas hadirnya komunitas motor listrik di Sidrap. Kita sangat mengapresiasi langkah ini,” ujar Awaluddin.

Awaluddin mengemukakan pihak PLN mendukung pembangunan infrastruktur untuk penggunaan mobil listrik maupun motor listrik yang produknya telah tersedia di berbagai pusat perbelanjaan hingga penjualan peralatan rumah tangga.

Selain itu, PLN akan mendorong terus agar masyarakat bisa menggunakan peralatan listrik, mulai dari motor dan mobil listrik, apalagi cadangan listrik di wilayah Sulawesi Bagian Selatan yang mencapai hingga 600 MW.

“Tentunya seiring dengan perkembangan teknologi peralatan listrik ini, kami optimis dan yakin harga peralatan yang menggunakan listrik akan lebih murah ke depannya,” ujar dia.

Baca juga: Pemerintah dorong inovasi dan kolaborasi untuk kendaraan listrik

Baca juga: GESITS akan hadirkan dua varian baru tahun ini

Baca juga: Hadirnya pabrik baterai di Indonesia dorong inovasi kendaraan listrik

Pewarta: Nur Suhra Wardyah
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pos terkait