Konsumsi BBM Pertalite Bakal Dibatasi, Ini Penjelasan Bahlil dan Purbaya

2 jam yang lalu 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berbareng Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia baru saja menggelar rapat mengenai rencana pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Menurut Purbaya, pemerintah tengah mengkaji penerapan pembatasan subsidi Pertalite, khususnya bagi golongan masyarakat dengan tingkat ekonomi atas. Adapun, salah satu skema nan sedang dipelajari adalah membatasi subsidi bagi masyarakat nan masuk golongan desil 9 dan 10.

"Jadi tadi kita membahas kemungkinan penerapan pembatasan subsidi Pertalite untuk nan tingkat atas, mungkin desil 9, 10 agar kelak berapa bulan kemudian kita bisa kurangi secara bertahap. Sedang kita pelajari sistemnya, saya juga sudah sempat memandang sistem Pertamina sudah cukup baik sehingga siap bisa dilaksanakan begitu," kata Purbaya di Kemenkeu, Selasa (11/8/2026).

Meski demikian, Purbaya belum dapat memastikan kapan pembatasan tersebut mulai diterapkan. Adapun, saat disinggung apakah kebijakan bakal dimulai pada Januari, dia mengatakan pihaknya tetap mempersiapkan sistem dan mekanismenya.

"Belum tahu (implementasinya). Tapi kita siapkan sistemnya seperti apa dengan masukan dari Pak Bahlil tadi," katanya.

Sementara itu, Bahlil menilai bahwa selama ini tetap terdapat golongan masyarakat bisa nan menikmati BBM bersubsidi. "Masa orang kaya kudu kita subsidi, contoh Pertalite. Desil 9 desil 10 tetap kena tetap dapat subsidi," katanya.

Oleh karena itu, pemerintah mulai membahas sistem pembatasan tersebut agar anggaran subsidi nan mencapai ratusan triliun rupiah dapat lebih banyak dinikmati masyarakat nan memang berkuasa menerima.

"Nah ini nan kita mulai telaah sistemnya segala macam agar apa? Angka subsidi nan ratusan triliun ini betul-betul diberikan kepada saudara-saudara kita nan berkuasa menerima. Dan ini kan sejalan dengan apa nan diarahkan oleh Bapak Presiden," ujarnya.

Di sisi lain, dia memastikan tidak ada pembatasan pembelian BBM subsidi bagi kendaraan roda dua di SPBU. Menurut Bahlil, sepeda motor tetap dibolehkan membeli BBM Pertalite seperti biasanya tanpa ada pembatasan unik alias larangan baru.

"Nggak, sepeda motor nggak dibatasi kok. Berarti nggak ada perubahan untuk sepeda motor. Hati-hati loh Anda jadiin titel loh hati-hati ya makasih," kata Bahlil.

Bahlil menjelaskan, pembatasan nan dimaksud pemerintah berangkaian dengan jenis kendaraan nan dinilai tidak semestinya menggunakan BBM subsidi. Menurutnya, kendaraan mewah seperti BMW dan Mercedes-Benz menjadi salah satu contoh kendaraan nan tidak semestinya menggunakan Pertalite.

"Jadi gini Mas, kelak menyangkut pembatasan itu kelak kan ada jenis kendaraan ya, jangan pakai BMW pakai Mercy masa pakai minyak subsidi. Itu nan dimaksudkan oleh Pak Menteri tadi," ujarnya.

(ven) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya