Ilustrasi(Dok Istimewa)
MENYAMBUT HUT ke-81 Republik Indonesia, Korem 051 Wijayakarta menyulap tongkrongan penduduk menjadi ruang imajinatif dan produktif. Ini dilakukan guna mendorong generasi muda untuk berinteraksi, belajar, sekaligus menumbuhkan jiwa wirausaha, melalui Kampung Pancasila.
"Berlokasi di RW 03, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Kampung Pancasila menjadi ruang nyata untuk membentuk karakter masyarakat, terutama generasi muda, agar tumbuh menjadi pribadi nan tangguh, berintegritas, dan mempunyai wawasan kebangsaan," ujar personel Korem 051 Wijayakarta maupun Koramil 01, nan merupakan Babinsa Kelurahan Depok Jaya, Sertu TNI Awan Juliansyah, Sabtu (15/8/2026).
Melalui langkah ini, Korem 051 mau menanamkan nilai-nilai Pancasila sejak usia dini. Sementara di posyandu, mereka bakal melakukan edukasi tentang nilai-nilai kebaikan dan kebersamaan, nan disampaikan kepada para ibu.
"Untuk di lingkungan PAUD, personel Korem 051 Wijayakarta turut menjadi pembimbing pendamping," tuturnya.
Melalui metode nan menyenangkan, anak-anak diajak mengenal Pancasila dan wawasan kebangsaan. Salah satunya melalui cerita tentang perjuangan para pahlawan, nan dipadukan dengan aktivitas menggambar.
Korem 051 Wijayakarta berbareng penduduk juga menyulap ruang terbuka nan semula hanya menjadi tempat nongkrong alias transit, menjadi ruang produktif bagi anak-anak muda.
"Di tempat ini, mereka dapat berinteraksi, belajar, sekaligus mengembangkan potensi kewirausahaan. Mulai dari budidaya magot, kolam peternakan ikan, hingga bank sampah. Dari pengelolaan sampah, budidaya magot, hingga peternakan ikan, generasi muda diperkenalkan pada aktivitas nan mempunyai potensi ekonomi," ujar Sertu Awan.
"Sehingga tidak mudah terjerumus dalam tawuran, penyalahgunaan narkoba, maupun beragam perilaku negatif lainnya," imbuhnya.
Adapun upaya Korem 051 Wijayakarta ini diapresiasi oleh penduduk Depok. Menurut Bagus Fajar, Kampung Pancasila menjadi contoh bahwa pembentukan karakter tidak selalu kudu dilakukan melalui pendekatan formal.
"Ruang imajinatif nan dekat dengan kehidupan anak muda, dapat menjadi sarana menanamkan nilai kebangsaan, sekaligus membangun kemandirian dan jiwa kewirausahaan. Dari lingkungan kecil, nilai-nilai Pancasila ditanamkan, untuk menyiapkan generasi muda nan handal dan berkarakter, menuju Indonesia Emas 2045," tandas Bagus. (H-2)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·