Kreatif dan Peduli Lingkungan, Warga Candi Sidoarjo Peringati HUT RI dengan Fashion Show Busana Daur Ulang

58 menit yang lalu 1
Kreatif dan Peduli Lingkungan, Warga Candi Sidoarjo Peringati HUT RI dengan Fashion Show Busana Daur Ulang Ilustrasi(MI/HERY SUSETYO)

MEMPERINGATI Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, penduduk RW 5 Perumahan Taman Candiloka, Desa Ngampelsari, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo menggelar perlombaan unik berupa fashion show berbusana daur ulang sampah.

Ajang peragaan busana nan diikuti oleh perwakilan peserta dari sepuluh RT di lingkungan RW 5 tersebut berjalan meriah. Para peserta tampil percaya diri melintasi catwalk sepanjang sepuluh meter mengenakan ragam kostum nan memanfaatkan limbah rumah tangga.

Bahan-bahan jejak seperti tutup botol, kantong plastik, kertas, hingga bungkusan jejak minuman disulap menjadi busana nan imajinatif dan berbobot artistik tinggi. Keterampilan para peserta dalam mengolah sampah tersebut mendapat sambutan riuh dan support penuh dari penduduk nan memadati area acara.

ketua panitia penyelenggara Julius Andri Cahyo Wasono menjelaskan, aktivitas ini dirancang tidak sekadar sebagai sarana intermezo tahunan untuk memeriahkan suasana Agustusan. Lebih dari itu, perlombaan ini bermaksud mengedukasi penduduk agar meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan membuka kesempatan ekonomi imajinatif dari pemanfaatan peralatan bekas.

Guna menambah daya tarik, pihak panitia menyediakan beragam bingkisan bagi para pemenang maupun peserta nan beruntung. Hadiah nan disiapkan meliputi paket sembako, peralatan rumah tangga, kipas angin, mesin cuci, hingga bingkisan utama berupa satu unit sepeda listrik.

Rangkaian aktivitas peringatan kemerdekaan ini sekaligus dimanfaatkan sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga di lingkungan perumahan. Lantaran momen Agustusan seperti ini bisa mengumpulkan semua penduduk perumahan di lapangan.

"Sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal dengan melibatkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah setempat," kata Julius, Minggu (23/8). (H-2)

Selengkapnya