ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Lamine Yamal sesumbar Spanyol bakal menjadi musuh berat Prancis saat berantem pada babak semifinal Piala Dunia 2026.
Kepastian duel Prancis versus Spanyol pada babak semifinal tercipta setelah La Roja menekuk Belgia 2-1 dalam perempat final Piala Dunia 2026, Sabtu (11/7) awal hari WIB.
Yamal tampil mentereng dalam laga tersebut, meski tidak mencetak gol alias assist. Bahkan, pemain 18 tahun ini menyabet predikat pemain terbaik alias man of the match.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika Prancis kudu takut pada siapa pun, itu adalah kami," kata Yamal soal pertandingan babak semifinal seusai mengalahkan Belgia, dilansir dari Mundo Deportivo.
"Kami sangat senang berada di semifinal. Kami telah berada di sini [Amerika Serikat] selama beberapa hari dan kami mau melaju hingga akhir [meraih gelar juara]," ucapnya.
Yamal sempat diragukan sebelum Piala Dunia 2026 berlangsung. Sebab, bintang Barcelona ini mengalami cedera dan kondisinya diragukan bakal prima saat turnamen berjalan.
Sejauh ini, dalam enam pertandingan Piala Dunia 2026, Yamal baru mengemas satu gol. Gol tunggal pemain berposisi winger itu tercipta saat Spanyol membungkam Arab Saudi 4-0.
Meski demikian, Yamal tetap jadi pilar utama di bawah komando Luis de la Fuente. Kelihaiannya mengolah si kulit bundar acapkali merepotkan bek sayap lawan. Itu kontribusi utamanya sejauh ini.
Contohnya saat berjumpa Belgia. Gerak-gerik Yamal bikin bek kiri Maxim de Cuyper kewalahan. Efeknya, pemain memperkuat Brighton itu terpaksa ditarik keluar Rudi Garcia pada menit ke-60.

Kemenangan Spanyol atas Belgia juga diwarnai kebobolan perdana Unai Simon di Piala Dunia 2026. Yamal sedikit heran dengan kebobolan Spanyol lantaran timnya dalam performa terbaik.
"Kami jauh lebih unggul [dalam ball possession], dan gol nan tercipta ke gawang kami adalah situasi nan aneh, lantaran terjadi ketika kami sedang bermain dengan performa terbaik."
"Mungkin kami terlihat tidak memainkan sepak bola menarik, tetapi tidak ada nan betul-betul bisa menantang kami. Semua bertahan, tetapi pada akhirnya kami meraih kemenangan."
(afr/abs)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·