Layanan sempat down, Facebook masih cari penyebabnya

  • Whatsapp

Di Indonesia, semua layanan Facebook termasuk WhatsApp dan Instagram down mulai 22:30 WIB dan menyala kembali sekitar pukul 05:15 WIB. Facebook masih melakukan investigasi.

Semua layanan Facebook dilaporkan sempat down di seluruh dunia selama beberapa jam. Para pengguna mengeluhkan bahwa mereka tidak dapat mengakses semua layanan mereka di berbagai platform media sosial lainnya. Di Indonesia, tim Tek.id memantau semua layanan Facebook, termasuk Instagram dan WhatsApp mulai tidak dapat digunakan pukul 22:30 WIB. Mulai saat itu, pembicaraan soal layanan Facebook yang down mulai ramai di Twitter.

Pihak Facebook pun sudah mengkonfirmasi bahwa memang layanan mereka sempat down secara global. Mereka mencari masalah tersebut, dan ternyata masalah tersebut ditemukan di salah satu pusat data di California, seperti dilansir dari The Verge (5/10).

Secara internal di Facebook, pemadaman juga merusak hampir semua sistem internal yang digunakan karyawan untuk berkomunikasi dan bekerja. Para pekerja pun terpaksa berkomunikasi melalui akun email Outlook yang disediakan.

Hal ini dikarenakan semua sistem komunikasi menggunakan versi internal jejaring sosial yang saat ini tidak dapat diakses. Meskipun karyawan dapat saling mengirim email, mereka tidak dapat mengirim atau menerima email dari alamat eksternal.

Mereka juga mengatakan bahwa para pekerja terpaksa menggunakan layanan alternatif seperti FaceTime dan Discord. Karyawan yang telah diautentikasi dengan alat non-Facebook seperti Google Documents sebelum pemadaman dimulai masih memiliki akses.

Pihak Facebook juga sudah mengkonfirmasi mengenai pemadaman ini. “Kami menyadari bahwa beberapa orang mengalami masalah dengan WhatsApp saat ini. Kami sedang berupaya untuk mengembalikan semuanya menjadi normal dan akan mengirimkan pembaruan di sini sesegera mungkin.”

Di sisi lain, perwakilan Facebook, Andy Stone, juga sudah mengkonfirmasi hal tersebut. “Kami menyadari bahwa beberapa orang mengalami kesulitan mengakses aplikasi dan produk kami. Kami sedang berupaya agar semuanya kembali normal secepat mungkin, dan kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini.”

Selain itu, dalam sebuah bocoran email internal yang dikirimkan oleh CTO Facebook, Mike Schroepfer kepada semua karyawan, dia menyebutkan bahwa masalah itu mempengaruhi tulang punggung jaringan mereka.

“Jika kalian tidak secara aktif bekerja pada pemulihan, harap bersabar dan jangan terburu-buru memuat ulang semuanya untuk mencegah memperlambat pengaktifan jaringan”, kata Mike dalam memo tersebut.

Beberapa ahli di luar perusahaan tersebut menduga masalah ini datang dari teknologi jaringan BGP, atau Border Gateway Protocol. Namun, pihak Facebook masih belum memberikan konfirmasi mengenai hal tersebut.

Di sisi lain reporter cyber crime, Brian Krebs memiliki asumsi miliknya sendiri, Dia mengatakan bahwa masalah ini muncul karena ada masalah dengan DNS. Krebs menjelaskan bahwa catatan DNS yang memberi tahu sistem cara menemukan Facebook dan Instagram dicabut dari kabel perutean global. Sayang, belum jelas apa penyebabnya.

“Facebook dan properti saudaranya, Instagram dan WhatsApp, mengalami pemadaman global yang berkelanjutan. Kami belum tahu mengapa ini terjadi, tetapi ada beberapa hal yang jelas, pagi ini, sesuatu di dalam Facebook menyebabkan perusahaan mencabut catatan digital utama yang memberi tahu komputer dan perangkat lain yang menjalankan Internet bagaimana menemukan tujuan ini secara online,” kata Krebs.

Beberapa jam setelah insiden itu, pakar keamanan Facebook masih berusaha mengidentifikasi akar masalah, menurut memo internal dan karyawan yang diberi pengarahan tentang masalah tersebut. Dua anggota tim keamanannya, yang berbicara dengan syarat anonim karena mereka tidak berwenang untuk berbicara di depan umum, mengatakan tidak mungkin serangan siber terjadi karena satu peretasan tidak mungkin memengaruhi begitu banyak aplikasi sekaligus.

Pos terkait