Lima Tenaga Kesehatan Diterbangkan ke Manggarai Timur, Perkuat Layanan Medis Pascagempa

2 jam yang lalu 5
Lima Tenaga Kesehatan Diterbangkan ke Manggarai Timur, Perkuat Layanan Medis Pascagempa Lima tenaga kesehatan diterbangkan ke Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).(MI/Marianus Marselus)


LIMA tenaga kesehatan diterbangkan ke Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk memperkuat pelayanan medis bagi masyarakat terdampak gempa bumi magnitudo 7,7.

Pengerahan tenaga kesehatan dilakukan Kantor SAR Maumere berbareng potensi SAR menggunakan Helikopter Dauphin Basarnas, Jumat (21/8). Dukungan udara ini dilakukan untuk mempercepat mobilisasi tenaga medis menuju wilayah nan memerlukan pelayanan kesehatan.

Deputi Operasi dan Siaga Basarnas, Mayjen TNI (Mar) Edy Prakoso, mengatakan helikopter bertolak dari Bandara Komodo, Labuan Bajo, menuju Helipad Ronting, Desa Satar Kampas.

«“Kita mengerahkan support udara untuk mempercepat mobilisasi tenaga kesehatan ke wilayah nan membutuhkan. Ini bagian dari upaya memastikan pelayanan dasar bagi masyarakat terdampak musibah dapat segera diperkuat,” ujar Edy.»

Dari Helipad Ronting, lima tenaga kesehatan kemudian diterbangkan menuju Posko Kesehatan Kementerian Kesehatan di Kampung Damer, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara.

Lima tenaga kesehatan tersebut berasal dari Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Makassar dan Pusat Krisis Kesehatan Makassar. Tim terdiri atas dokter, perawat, tenaga farmasi, serta personel nan menangani manajemen dan logistik.

Edy mengatakan pengerahan tenaga kesehatan merupakan bagian dari upaya berbareng untuk memastikan masyarakat terdampak musibah mendapatkan pelayanan dasar secara cepat.

«“Selain tenaga kesehatan, kami terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah wilayah serta unsur terkait. Perkembangan kebutuhan masyarakat menjadi dasar dalam menentukan support berikutnya,” katanya.»

Kehadiran tenaga kesehatan tersebut diharapkan memperkuat pelayanan kesehatan sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan medis masyarakat di wilayah nan terdampak gempa.

PEMANTAUAN DAN PENANGANAN
Selain mengerahkan support udara, Kantor SAR Maumere berbareng potensi SAR terus melakukan pemantauan dan penanganan di sejumlah wilayah terdampak. Personel di lapangan juga berkoordinasi dengan BPBD dan pemerintah wilayah untuk memperbarui info korban serta mengidentifikasi kebutuhan masyarakat.

Koordinasi dilakukan untuk memastikan penanganan korban dan pengedaran support melangkah sesuai kebutuhan. Bantuan nan dikoordinasikan termasuk logistik dari Kepresidenan Republik Indonesia.

Hingga Jumat sore, unsur SAR campuran tetap bersiaga di wilayah terdampak. Personel dan sarana dikerahkan sesuai perkembangan kondisi di lapangan dengan mengutamakan kecepatan, keselamatan, dan sinergi antarlembaga.

Pengerahan lima tenaga kesehatan melalui jalur udara menjadi salah satu langkah untuk mempercepat penguatan jasa medis bagi masyarakat Manggarai Timur nan tetap memerlukan penanganan pascagempa.(E-2)

Selengkapnya