Jakarta, CNN Indonesia --
Bentrok Thailand vs Vietnam menjadi skenario final ideal pada final Piala AFF 2026. Bisakah Malaysia menggagalkan skenario ini?
Thailand dan Vietnam merupakan dua tim dengan rapor paling meyakinkan. Thailand mengukir lima kemenangan dan baru sekali kalah, sedangkan Vietnam belum sekalipun menelan kekalahan.
Thailand sudah memastikan lolos ke final usai menyingkirkan Singapura dengan agregat 4-3. Tim Gajah Perang menanti Vietnam alias Malaysia nan bakal jadi musuh di partai puncak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Malaysia sekarang dihadapkan pada tugas berat di markas Vietnam pada leg kedua semifinal Piala AFF 2026 di Stadion My Dinh, Hanoi, Rabu (19/8). Ini lantaran anak asuh Tan Cheng Hoe takluk 0-2 pada leg pertama di kandang sendiri.
Mengutip media Malaysia Berita Harian, Malaysia menghadapi tembok besar untuk bisa membalikkan keadaan lampau lolos ke partai puncak. Sejak format dua leg diterapkan mulai 2004, belum ada satu pun tim nan lolos ke final Piala AFF setelah kalah dengan selisih dua gol di pertemuan pertama.
Statistik tidak bisa berbohong. Selama 22 tahun, tim nan bisa unggul dua gol atas lawannya pada leg pertama babak semifinal Piala AFF bakal lolos ke final.
Tekad untuk membalikkan keadaan diapungkan oleh Paulo Josue. Kapten Harimau Malaya di Piala AFF 2026 itu meminta rekan-rekannya untuk mengerahkan keahlian terbaik di markas Vietnam.
"Mungkin saja sesuatu bisa terjadi tetapi kami tahu pertandingan kelak bakal sangat berat. Tidak mudah lantaran lawannya [Vietnam] sangat tangguh. Saya rasa mereka tidak bakal memberikan kesempatan seperti itu kepada kami," ucap Josue.
Malaysia kudu menang dengan selisih tiga gol untuk membalikkan keadaan di kandang Vietnam. Jika hanya bisa menang dengan selisih satu gol, Malaysia dipastikan tersingkir di babak semifinal Piala AFF 2026.
(jal/jun)

52 menit yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·