Manfaat Minum Kopi Pagi Hari untuk Kesehatan Otak

13 jam yang lalu 1
Manfaat Minum Kopi Pagi Hari untuk Kesehatan Otak Ilustrasi(Magnific)

SECANGKIR kopi pada pagi hari tidak hanya efektif mengusir kantuk, tetapi juga berpotensi mendukung kesehatan otak dalam jangka panjang. Laporan dari Eating Well pada Selasa (25/8) menunjukkan bahwa kandungan kafein dan polifenol dalam kopi berkedudukan krusial dalam meningkatkan konsentrasi serta menekan akibat penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson.

Ahli gizi Talia Follador menjelaskan bahwa kafein bekerja dengan menghalang adenosin, ialah senyawa kimia dalam otak nan memicu rasa kantuk.

Satu cangkir kopi seduh berukuran 237 mililiter rata-rata mengandung 96 miligram kafein. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi satu hingga dua cangkir kopi (sekitar 200 miligram kafein) efektif meningkatkan kecepatan respons dan kecermatan berpikir pada orang dewasa sehat.

Kendati demikian, asupan kafein nan melampaui 300 miligram per hari tidak selalu memberikan faedah tambahan, apalagi dapat menimbulkan pengaruh samping seperti rasa resah alias tubuh gemetar.

Sementara itu, mahir gizi Caitlin Beale menambahkan bahwa kopi kaya bakal antioksidan nan membantu menangkal stres oksidatif dan peradangan di otak, sekaligus melancarkan aliran darah.

Sebuah penelitian ber skala besar mengungkapkan peminum kopi harian mempunyai akibat demensia mengenai Alzheimer 34% lebih rendah dan akibat Parkinson 37% lebih rendah dibandingkan mereka nan tidak mengonsumsinya. Namun, faedah ini hanya ditemukan pada kopi berkafein murni tanpa tambahan gula. Follador menuturkan bahwa asupan dua hingga tiga cangkir kopi berkafein per hari merupakan pemisah ideal untuk mendapatkan kegunaan kognitif nan optimal.

Temuan tersebut diperkuat oleh studi jangka panjang selama 43 tahun nan melibatkan lebih dari 130.000 partisipan. Kelompok dengan konsumsi kafein tertinggi terbukti mempunyai akibat demensia 18% lebih rendah dibandingkan mereka nan jarang alias tidak minum kopi sama sekali.

Waktu Minum dan Aturan Konsumsi

Agar memberikan faedah maksimal tanpa mengganggu pola tidur, mahir gizi Johannah Katz menyarankan konsumsi kopi dilakukan pada pagi alias awal siang hari. Ia mengimbau agar ada jarak minimal sembilan jam antara cangkir kopi terakhir dan waktu tidur malam.

Katz mengingatkan tingkat toleransi setiap perseorangan terhadap kafein berbeda-beda. Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) membatasi asupan kafein maksimal 400 miligram per hari bagi orang dewasa sehat.

Bagi mereka nan sensitif terhadap kafein alias tidak dapat mengonsumsi kopi, para mahir merekomendasikan pengganti lain seperti teh hijau, teh hitam, air putih, alias kefir. Teh kaya bakal polifenol dengan kadar kafein lebih rendah, sementara kefir menyuplai probiotik nan mendukung kesehatan mikrobioma usus nan saling terhubung dengan otak.

Selain itu, Follador menekankan pentingnya kecukupan hidrasi air putih untuk mendukung aliran darah dan pasokan nutrisi ke otak agar konsentrasi tetap terjaga sepanjang hari.

(Ant/P-4)

Selengkapnya