Masa depan e-sports versus infrastruktur pendukungnya di Indonesia

  • Whatsapp

Jakarta (ANTARA) – E-sport sebagai kompetisi game online yang kini marak dan digandrungi anak muda rupanya telah bertransformasi dari sekadar hobi menjadi peluang bisnis yang prospektif.

Bagaimana tidak, sejumlah negara semakin gencar menanamkan investasi dalam bisnis e-sport bahkan startup game tumbuh layaknya cendawan di musim hujan berlomba mendulang potensi investasi dari para investor yang mulai melirik prospek cerah dari bisnis emas olahraga online.

Singapura salah satunya, negeri Singa itu tampak semakin serius menggarap peluang bisnis e-sport sampai pada Juli 2021, Singapura meresmikan pusat pengalaman esports pertamanya, yang dilengkapi dengan fasilitas live-streaming dan pro-esport kelas dunia.

Tak berhenti sampai di situ, akhir tahun ini tepatnya pada 17 Desember 2021, negara itu telah siap menyambut para atlet e-sport yang akan bertanding dalam ajang Gamescom edisi Asia pertama yakni acara industri video game terbesar di dunia dan Global Esports Games perdana dimana Singapura sudah ditetapkan sebagai tuan rumahnya.

Pada Mei tahun lalu, negara itu juga menjadi tuan rumah Free Fire World Series yang sukses mengumpulkan penonton hingga 5,4 juta dan mencetak rekor angka tertinggi yang pernah ada untuk setiap pertandingan esports di luar platform China, menurut Esports Charts.

Fakta ini menunjukkan betapa Singapura memang berambisi keras untuk dapat memanfaatkan peluang dari sektor e-sports yang ditaksir bernilai miliaran dolar AS.

Negara itu mengandalkan investasi infrastrukturnya, juga status sebagai pusat bisnis global, sekaligus ekosistem gamenya untuk menjadi tujuan utama Asia Tenggara untuk olahraga yang berkembang pesat tersebut.

Nyatanya e-sport memang pada perkembangannya sudah menjadi semacam peluang bisnis yang prospektif.

Bahkan Dewan Pariwisata Singapura telah menetapkan target bahwa infrastruktur digital yang dimiliki serta acara kelas dunia yang akan digelar tersebut berpotensi menjadikan Singapura sebagai lokasi yang menarik bagi industri bagi penyelenggaraan acara game dan esports.

Dengan tekad yang sama Pemerintah Singapura memberikan dukungan dalam bentuk kemudahan bagi perusahaan-perusahaan untuk melakukan eksperimen format konten dan model bisnis di bidang e-sport.

Baca juga: RANS dan EVOS berniat gabung IBL

Baca juga: EVOS Immortal siap ikuti turnamen Free Fire Master League Season IV

Halaman selanjutnya: Ekonomi baru

Oleh Hanni Sofia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pos terkait