loading...
Peningkatan kualitas gizi menjadi agenda krusial dalam mewujudkan masyarakat nan sehat dan produktif. Minyak sawit merah mempunyai potensi besar untuk menjawab tantangan tersebut. Foto: Ist
JAKARTA - Peningkatan kualitas gizi menjadi agenda krusial dalam mewujudkan masyarakat nan sehat dan produktif. Minyak sawit merah mempunyai potensi besar untuk menjawab tantangan tersebut.
Guru Besar Fakultas Teknik dan Teknologi Pertanian IPB University Prof Endang Prangdimurti mengatakan minyak sawit merah mengandung banyak nutrisi nan berfaedah untuk kesehatan tubuh. Minyak ini mempunyai kandungan tokoferol, tokotrienol, hingga karotenoid nan tinggi.
Minyak sawit merah juga mengandung tiga komponen nan sangat krusial bagi kesehatan tubuh manusia ialah pro-vitamin A, vitamin E, dan squalene. Jika dioptimalkan dengan baik maka minyak sawit merah bisa menjadi solusi bagi persoalan stunting di Indonesia.
Perlu diketahui, kandungan pro-vitamin A berkedudukan krusial dalam mengatur gen untuk hormon pertumbuhan sekaligus menjaga sistem imun tubuh dan mencegah terjadinya jangkitan pencernaan. Kemudian squalene berfaedah dalam pembentukan kolesterol baik nan merupakan aspek krusial untuk perkembangan otak.
“Jadi, memang minyak sawit merah ini mempunyai kandungan nutrisi nan sangat tinggi,” ujarnya di Jakarta, Kamis (13/8/2026).









English (US) ·
Indonesian (ID) ·