Menlu Iran Abbas Araghchi Sebut Sanksi Ekonomi AS Pasti Gagal

3 jam yang lalu 4
Menlu Iran Abbas Araghchi Sebut Sanksi Ekonomi AS Pasti Gagal Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi.(Xinhua)

MENTERI Luar Negeri (Menlu) Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa ancaman hukuman ekonomi terbaru nan direncanakan Amerika Serikat (AS) terhadap negaranya dipastikan bakal menemui kegagalan. Pernyataan keras ini merujuk pada rekam jejak beragam upaya hukuman serupa nan dilakukan Washington di masa lampau namun tidak membuahkan hasil.

Reaksi Araghchi muncul sebagai respons langsung atas pengumuman Presiden AS Donald Trump nan berencana meluncurkan kampanye tekanan ekonomi berskala besar. Trump menyebut langkah tersebut sebagai "Perang Ekonomi dan Isolasi" nan bermaksud memutus seluruh saluran finansial nan mendukung pemerintah Iran.

Sejarah Kegagalan Sanksi AS

Melalui unggahan di platform media sosial pada Jumat (21/8), Araghchi memaparkan garis waktu kegagalan kebijakan tekanan AS terhadap Teheran. Ia menekankan bahwa retorika hukuman nan dianggap "melumpuhkan" bukanlah perihal baru bagi Iran.

“Empat belas tahun lalu, hukuman paling melumpuhkan dalam sejarah, gagal. Delapan tahun lalu, tekanan maksimum, gagal,” tulis Araghchi. Ia juga menyinggung kegagalan seruan Trump lima bulan lampau nan menuntut Iran untuk menyerah tanpa syarat.

Untuk memperkuat argumennya, Araghchi mengunggah gambar mantan Presiden AS Barack Obama nan menyertakan pernyataan tahun 2012 dari Joe Biden (saat itu menjabat Wakil Presiden AS). Dalam quote tersebut, Biden mendeskripsikan tindakan terhadap Iran sebagai "sanksi paling melumpuhkan dalam sejarah sanksi". Araghchi menilai langkah Trump nan sekarang disebut sebagai "operasi ekonomi paling menghancurkan nan pernah ada" hanya bakal berhujung dengan hasil serupa.

Ringkasan Klaim Kegagalan Sanksi (Versi Menlu Iran):

Periode Label Kebijakan AS Status Menurut Iran
14 Tahun Lalu (2012) Sanksi Paling Melumpuhkan Gagal
8 Tahun Lalu Tekanan Maksimum Gagal
5 Bulan Lalu Tuntutan Menyerah Tanpa Syarat Gagal
Mendatang Operasi Ekonomi Paling Menghancurkan Diprediksi Gagal

Ancaman Trump terhadap Sekutu Iran

Di sisi lain, Donald Trump dalam pengumumannya memperingatkan akibat berat bagi negara alias entitas mana pun nan memberikan support ekonomi kepada Iran. Trump secara terbuka membujuk sekutu-sekutu Amerika Serikat untuk berasosiasi dalam upaya melumpuhkan stabilitas finansial Teheran.

Meskipun tekanan internasional terus meningkat, pihak Iran tetap pada posisinya bahwa strategi isolasi ekonomi tidak bakal sukses memaksa mereka tunduk pada kehendak Washington. Araghchi menegaskan bahwa pengalaman sejarah menjadi bukti ketahanan Iran menghadapi tekanan eksternal. (Anadolu/Ant/I-1)

Selengkapnya