Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia

1 minggu yang lalu 6
ARTICLE AD BOX

loading...

Mensesneg nan juga Ketua Satgas Mitigasi PHK Prasetyo Hadi mengungkapkan sejumlah aspek maraknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh suatu perusahaan di Indonesia. Foto: Dok Sindonews

JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) nan juga Ketua Satgas Mitigasi PHK Prasetyo Hadi mengungkapkan sejumlah aspek maraknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh suatu perusahaan di Indonesia. Satgas Mitigasi PHK telah membahas beragam kasus PHK nan terjadi belakangan ini. Bahkan, kasus-kasus nan terjadi sejak tahun lampau juga turut dibahas.

"Sudah banyak sekali nan kita bahas, perusahaan-perusahaan nan sudah apa namanya, kejadian (PHK) sekian tahun lampau juga sudah ada PHK tapi belum terselesaikan apa nan menjadi tanggungjawab perusahaan," ujar Prasetyo di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Baca juga: Jaga Industri Cegah PHK

Berdasarkan temuan Satgas, PHK tak selalu berangkaian dengan suplai bahan baku melainkan bentrok di manajemen perusahaan terkait. Kendati demikian, apa pun aspek pemicunya, pemerintah bakal mencarikan solusi sehingga ancaman PHK dapat dimitigasi.

"Ada juga nan berpotensi terjadi PHK dan kita mitigasi satu per satu lantaran persoalan PHK tidak selalu berkenaan dengan masalah, misalnya tadi suplai bahan baku. Misalnya gas alias batu bara. Kadang-kadang juga ada persoalan ialah bentrok internal manajemen perusahaan. Apa pun itu penyebabnya, maka menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi," ungkapnya.

Tak hanya itu, Pras juga mengungkapkan ancaman PHK banyak dipengaruhi persoalan modal perusahaan nan disimpan di perbankan. Menurut dia, ketika perbankan tersebut bermasalah, maka bisa memicu likuiditas modal perusahaan.

Selengkapnya