Meta Uji Fitur Scam Alert Berbasis AI di WhatsApp untuk Cegah Penipuan

1 jam yang lalu 3
Meta Uji Fitur Scam Alert Berbasis AI di WA untuk Cegah Penipuan Logo WhatsApp(AFP/Kirill KUDRYAVTSEV)

META terus memperkuat sistem keamanan pada platform pesan instan miliknya, WhatsApp. Perusahaan teknologi raksasa ini dilaporkan tengah menyiapkan fitur baru berjulukan Scam Alert yang dirancang unik untuk memerangi beragam modus penipuan digital alias scammer nan kian marak.

Fitur Scam Alert memanfaatkan teknologi kepintaran artifisial (AI) untuk membantu pengguna mengenali pesan nan berpotensi membahayakan. Saat ini, fitur tersebut tetap dalam tahap pengetesan beta terbatas sebelum nantinya dirilis secara global.

Cara Kerja dan Privasi Pengguna

Berbeda dengan sistem berbasis awan (cloud), Scam Alert bekerja dengan menjalankan model pembelajaran mesin (machine learning) langsung di perangkat pengguna (on-device).

Hal ini dilakukan untuk memastikan privasi tetap terjaga. Berdasarkan laporan CNET pada Kamis (13/8), Meta menjamin bahwa info percakapan tidak bakal dibagikan kepada WhatsApp, Meta, maupun pihak ketiga mana pun.

Untuk menggunakan fitur ini, pengguna perlu mengaktifkannya secara manual melalui menu pengaturan. Setelah aktif, sistem bakal mengunduh model AI ke perangkat dan bekerja di latar belakang untuk menganalisis pesan teks nan masuk, terutama dari pengirim nan tidak dikenal.

Mendeteksi Berbagai Modus Penipuan

AI pada fitur ini dilatih untuk mengenali pola komunikasi nan mencurigakan. Berikut adalah beberapa perincian operasional fitur Scam Alert:

Aspek Fitur Keterangan
Pola nan Dideteksi Permintaan info pribadi, nada bicara mendesak, upaya membangun kepercayaan palsu, dan love scam.
Sistem Peringatan Notifikasi peringatan muncul di layar penerima; pengirim tidak bakal tahu jika pesannya ditandai.
Opsi Pengguna Blokir pengirim, laporkan percakapan, abaikan peringatan, alias tandai sebagai pengirim tepercaya.
Peningkatan Akurasi Pengguna dapat secara sukarela membagikan 5 pesan terakhir untuk membantu melatih model AI WhatsApp.

Kendali Penuh di Tangan Pengguna

Meta menekankan bahwa kendali tetap berada di tangan pengguna. Jika sistem salah mendeteksi pesan dan pengguna memilih untuk mempercayai pengirim tersebut, tanda peringatan bakal dihapus secara permanen untuk percakapan tersebut.

Selain itu, proses pembagian info untuk penyempurnaan AI tidak berjalan otomatis. Pengguna kudu secara aktif memberikan persetujuan sebelum info dikirimkan ke server WA untuk membantu meningkatkan kecermatan penemuan di masa depan.

Hingga saat ini, Meta belum memberikan tanggal pasti kapan Scam Alert bakal tersedia untuk seluruh pengguna publik. Fitur ini tetap menjadi bagian dari tahap pengetesan intensif guna memastikan kesiapan sistem dalam membedakan antara komunikasi sehari-hari dan upaya penipuan nan sebenarnya. (Ant/Z-1)

Selengkapnya