Jakarta, CNN Indonesia --
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ananda Mikola merespons momen viral antrean pelamar volunteer MotoGP Mandalika 2026 yang membludak.
Dalam penjelasannya, Ananda Mikola mengapresiasi antusiasme masyarakat nan mau melamar jadi volunteer MotoGP Mandalika. Mikola juga menyatakan antrean pelamar nan terjadi akibat lonjakan pelamar nan membludak jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"MGPA mengapresiasi antusiasme masyarakat nan begitu besar untuk menjadi bagian dari penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada hari pertama, tercatat sekitar 1.140 calon volunteer datang mengikuti proses pendaftaran dan interview, alias nyaris tiga kali lipat dibandingkan jumlah peserta pada hari pertama penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya nan berada di kisaran 400 orang," ucap Ananda Mikola, dikutip dari detik.
Karena peserta membludak, akhirnya terdapat penumpukan pada antrean dan kepadatan. Hal itu lampau berakibat pada alur dan proses nan kudu dijalani pelamar.
Penumpukan antrean pelamar volunteer itu terjadi pada Senin (24/8). Ananda Mikola menyebut MGPA sudah merespons situasi itu dengan koordinasi nan lebih bagus di lapangan.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan nan terjadi. Kami langsung melakukan pertimbangan dan penyesuaian sejak hari kedua penyelenggaraan untuk memperbaiki kondisi di lapangan," beber mantan pebalap itu."
"Proses interview terus dijalankan pada 24-31 Agustus 2026 dengan penyesuaian pada sistem antrean, pengaturan alur peserta, serta koordinasi di lapangan untuk meningkatkan kapabilitas dan kelancaran proses seleksi," ujar Ananda Mikola.
MotoGP Mandalika 2026 bakal digelar pada 11 Oktober mendatang. Ini adalah kali kelima MotoGP Mandalika bakal menggelar balapan setelah kali pertama digelar pada 2022.
(ptr/jun)

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·