Jakarta, CNN Indonesia --
Jonatan Christie punya sejumlah prestasi dalam perjalanan kariernya namun dia belum pernah mempunyai lencana Kejuaraan Dunia. Hal itu nan coba kembali dia buru di Kejuaraan Dunia 2026.
Jonatan sudah lima kali mengikuti Kejuaraan Dunia dalam kariernya. Namun tak ada lencana nan bisa dia bawa pulang.
Dari lima kali keikutsertaannya tersebut, Jonatan tiga kali kalah di babak perempat final. Artinya, Jonatan tiga kali kandas dalam langkah terakhir untuk memastikan raihan minimal lencana perunggu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiga momen tersebut adalah di 2019 (kalah dari Sai Praneeth), 2022 (kalah dari Chou Tien Chen), dan 2025 (kalah dari Kunlavut Vitidsarn). Dari tiga momen tersebut, kekalahan dari Chou Tien Chen nan paling menyesakkan bagi Jonatan lantaran dia kalah tipis 20-22 di gim penentuan meski sempat unggul lebih dulu.
Di jenis kali ini, Jonatan kembali punya kesempatan untuk misi merebut medali. Di Kejuaraan Dunia 2026, Jonatan duduk sebagai unggulan ketiga. Kondisi itu membikin Jonatan layak dijagokan masuk ke babak akhir.
Namun bukan berfaedah perjalanan Jonatan bakal mulus begitu saja. Di babak 16 besar, dia punya potensi berjumpa Lin Chun Yi nan tidak bisa dia kalahkan dalam tiga pertemuan terakhir.
Belum lagi potensi lawan-lawan nan mungkin dijumpai Jonatan jika tembus hingga babak perempat final namalain langkah terakhir menuju semifinal. Di situ, dia bisa berjumpa Victor Lai, Loh Kean Yew ataupun Brian Yang.
Dari tiga nama itu, sosok Victor Lai nan punya potensi paling bahaya. Pasalnya, Jonatan tidak pernah menang musuh Victor Lai dalam dua pertemuan terakhir.
Selain itu, hasil Jonatan di Jepang dan China pada bulan lampau terbilang kurang bagus. Ia tak bisa menembus babak semifinal di dua turnamen tersebut.
Karena itu, Jonatan butuh kerja keras serta memperbaiki kekurangan nan dia perlihatkan di dua turnamen terakhir agar bisa tampil lebih baik di Kejuaraan Dunia 2026.
(ptr/rhr)

50 menit yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·