Mobil Listrik Kian Berkuasa, Geely Raja Jalanan Baru-Laku 197.500 Unit

33 menit yang lalu 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Persaingan industri otomotif China semakin sengit. Di tengah kekuasaan kendaraan listrik nan terus menguat, Geely justru muncul sebagai merek dengan model mobil terlaris, mengungguli Tesla maupun raksasa kendaraan listrik China, BYD.

Berdasarkan info industri dari Autohome, Geely Xingyuan, hatchback listrik nan dipasarkan dengan nilai kurang dari 100.000 yuan alias sekitar US$14.820, menjadi mobil paling laku di China dalam enam bulan hingga Juli 2026.

Dilansir dari CNBC Internasional, penjualan Xingyuan nyaris mencapai 197.500 unit dalam periode tersebut. Capaian ini menunjukkan gimana mobil listrik dengan nilai relatif terjangkau bisa menarik konsumen China di tengah pilihan kendaraan nan semakin beragam.

Geely sendiri sekarang menjadi pesaing dekat BYD. Perusahaan nan berbasis di Hangzhou tersebut menempati posisi kedua berasas volume penjualan keseluruhan di China pada 2025. Berbeda dengan sejumlah produsen nan konsentrasi pada kendaraan listrik, Geely tetap mempertahankan penjualan mobil berbahan bakar bensin, selain kendaraan listrik nan juga dipasarkan melalui merek premiumnya, Zeekr.

Geely Xingyuan (EX2). (Dok. promogeelyofficial)Geely Xingyuan (EX2). (Dok. promogeelyofficial) Foto: Geely Xingyuan (EX2). (Dok. promogeelyofficial)

Di posisi kedua terdapat Tesla Model Y. SUV listrik tersebut mencatat penjualan lebih dari 180.000 unit. Harga Model Y jauh lebih tinggi, ialah berkisar 263.500 yuan hingga 313.500 yuan, tetapi perbedaan nilai itu tidak menghalangi Tesla untuk mencatat penjualan lebih tinggi dibandingkan Li Auto i6 dan sedan Xiaomi SU7.

Mobil Tesla Model Y. (Dok. Pexels)Mobil Tesla Model Y. (Dok. Pexels) Foto: Mobil Tesla Model Y. (Dok. Pexels)

Sementara itu, BYD justru kudu puas berada di luar tiga besar. Data Autohome untuk periode Februari hingga Juli menunjukkan tiga dari 10 mobil terlaris di China berasal dari BYD.

Namun, model BYD dengan penjualan tertinggi hanya bisa menempati posisi kelima. BYD Yuan UP, SUV dengan nilai nan relatif terjangkau, mencatat penjualan nyaris 97.700 unit.

Di posisi keenam terdapat Ti 7 nan berada di bawah merek kendaraan off-road milik BYD. Setelah itu, model SUV BYD Sealion 06 juga masuk dalam jejeran 10 mobil terlaris tersebut.

Posisi BYD ini menjadi perhatian lantaran perusahaan merupakan salah satu pemain terbesar dalam industri kendaraan listrik China. Terlebih lagi, raksasa otomotif China tersebut mencatat penurunan penjualan mobil penumpang lebih dari 10% pada paruh pertama 2026.

Mobil BYD Yuan UP. (Dok. Dealer BYD Surabaya)Mobil BYD Yuan UP. (Dok. Dealer BYD Surabaya) Foto: Mobil BYD Yuan UP. (Dok. Dealer BYD Surabaya)

Di sisi lain, Volkswagen menjadi satu-satunya produsen otomotif asing tradisional nan sukses masuk ke dalam 10 besar. Model kompak berbahan bakar bensin Volkswagen Lavida berada di posisi kesembilan.

Lavida berada di antara Leapmotor A10, SUV listrik nan menempati posisi kedelapan, dan Geely Boyue L, SUV berbahan bakar bensin nan berada di posisi ke-10.

Dominasi kendaraan listrik juga terlihat dari komposisi penjualan mobil baru di China. Data China Passenger Car Association nan dirilis Selasa menunjukkan kendaraan daya baru alias new energy vehicles, nan mencakup mobil berbasis baterai dan kendaraan hybrid, menyumbang 65,1% dari penjualan mobil penumpang baru pada Juli.

Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan 54% pada periode nan sama tahun sebelumnya. Artinya, nyaris dua pertiga mobil penumpang baru nan terjual di China pada Juli merupakan kendaraan daya baru.

Meski demikian, pertumbuhan kendaraan daya baru tidak berfaedah pasar otomotif China secara keseluruhan sedang mengalami pertumbuhan. Penjualan kendaraan daya baru sepanjang Januari hingga Juli justru turun 12,5%.

Penurunan tersebut terjadi ketika pasar mobil penumpang China secara keseluruhan mengalami tekanan nan lebih besar. Data industri menunjukkan penjualan mobil penumpang secara keseluruhan ambruk 20,3% dalam periode nan sama.

Mobil Volkswagen Lavida. (Dok. Volkswagen AG)Mobil Volkswagen Lavida. (Dok. Volkswagen AG) Foto: Mobil Volkswagen Lavida. (Dok. Volkswagen AG)

(dce) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya