Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden RI Prabowo Subianto langsung memimpin rapat penanganan kebakaran rimba dan lahan (karhutla) setibanya di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (22/8/2026).
Saat memimpin rapat, Prabowo tampak menelpon seorang pejabat mengenai untuk mengirim tambahan pompa air. "Kirim segera lima ke Kalteng," katanya saat berbincang di telepon, sebagaimana terlihat dalam video nan diunggah di YouTube Sekretariat Presiden.
Bencana kebakaran rimba nan melanda sejumlah wilayah di Kalimantan tidak hanya menjadi sorotan nasional, tapi juga publik internasional lantaran akibat kabut asapnya nan ikut dirasakan negara tetangga Singapura dan Malaysia.
Perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menjelaskan bahwa Kalimantan Tengah telah menetapkan status siaga darurat musibah kebakaran rimba dan lahat. Saat ini sebanyak 10.700 personel telah diterjunkan untuk memadamkan titik api.
Sehari sebelumnya, Presiden Prabowo telah menginstruksikan para pejabat, khususnya TNI dan Polri untuk turun langsung berbareng pemerintah wilayah dan masyarakat setempat menangani karhutla di empat provinsi terdampak di Kalimantan. Pembagian tugas tersebut antara lain, Panglima TNI dan Kapolri nan bekerja di Kalimantan Barat, KSAD dan Wakapolri bekerja di Kalimantan Tengah, KSAL dan Astamaops Polri bekerja di Kalimantan Selatan, dan Wakil Panglima TNI dan Komandan Korps Brimob Polri bekerja di Kalimantan Timur. Pembagian tugas tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan di lapangan melangkah lebih cepat, terpadu dan serentak. Presiden menginstruksikan agar penanganan karhutla dilakukan secepat dan seoptimal mungkin sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal. Selain itu, Presiden juga meminta setiap pelanggaran norma nan ditemukan ditindak secara tegas sesuai ketentuan nan berlaku.
(hsy/hsy)
[Gambas:Video CNBC]

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·