Muncul Semburan Lumpur di Blora, Badan Geologi RI Warning Ini

1 jam yang lalu 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Geologi (Bageol) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperingatkan masyarakat soal kejadian semburan lumpur di Kawasan Wisata Geologi Oro-oro Kesongo, Blora, Jawa Tengah. Badan Geologi meminta masyarakat maupun visitor untuk waspada dan menjauhi area titik semburan untuk menghindari akibat material serta gas berbahaya.

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Lana Saria menyebut pihaknya tengah melakukan pengumpulan info mengenai intensitas semburan lumpur nan mirip dengan lumpur 'Lapindo', Sidoarjo. Ia menegaskan bahwa pihaknya bakal segera melakukan verifikasi lapangan untuk mengevaluasi kondisi pengetahuan bumi terkini di letak kejadian.

"Untuk sementara, masyarakat dan visitor diimbau tidak mendekati titik semburan, terutama andaikan aktivitas semburan sedang berlangsung, serta mengikuti pengarahan pemerintah wilayah dan petugas setempat," ungkapnya kepada CNBC Indonesia saat dikonfirmasi, Senin (10/8/2026).

Antisipasi itu diambil untuk melindungi masyarakat setempat dari potensi lontaran material lumpur maupun kandungan gas nan seringkali menyertai ikut dalam semburan lumpur tersebut.

Berdasarkan catatannya, area Oro-oro Kesongo memang dikenal mempunyai karakter unik berupa keluarnya lumpur dan gas secara alami dari bawah permukaan bumi.

"Secara umum, Oro-oro Kesongo merupakan area nan dikenal mempunyai kejadian pengetahuan bumi berupa keluarnya lumpur dan gas dari bawah permukaan. Aktivitas semburan dapat terjadi secara periodik dengan intensitas nan berubah-ubah," paparnya.

Saat ini, pihaknya tetap memantau perkembangan situasi dan belum bisa menyimpulkan tingkat akibat dari aktivitas terbaru nan beredar di media sosial. Pihaknya tetap memerlukan info primer dan observasi bentuk secara langsung sebelum memberikan hasil pertimbangan teknis nan komprehensif.

"Terkait tingkat ancaman dan kondisi kejadian nan saat ini beredar di media sosial, kami belum dapat menyimpulkan sebelum memperoleh info dan hasil verifikasi lapangan," tambahnya.

Pemerintah wilayah dan petugas keamanan setempat telah diinstruksikan untuk mengawal area tersebut guna memastikan tidak ada penduduk nan masuk ke area bahaya.

Dengan begitu, pihaknya berkomitmen untuk segera menyampaikan info terbaru setelah seluruh rangkaian pengetesan dan pertimbangan teknis di lapangan selesai dilaksanakan.

(ven/wia) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya