Netflix dituntut provider internet Korea Selatan akibat Squid Game

  • Whatsapp

Netflix Korea dituntut untuk membayar biaya oleh SK Broadband yang mengklaim terjadi penggunaan bandwidth sejak Squid Game dan D.P. ditayangkan.

Penyedia layanan internet Korea Selatan SK Broadband menuntut Netflix untuk membayar peningkatan biaya jaringan dan penggunaan bandwidth yang disebabkan oleh konten dari layanan streaming tersebut. Seperti dilaporkan oleh Reuters (4/10), perusahaan menyebut Squid Game dan D.P., dua drama Netflix Korea populer, sebagai bagian dari penyebabnya.

Permintaan pembayaran oleh SK Broadband dilandasi oleh putusan pengadilan Korea Selatan yang memihak ISP pada Juni lalu. Netflix disebut bertanggungjawab atas tuntutan yang diajukan SK pada kontennya. 

Bertentangan dengan Netflix yang meminta agar tidak dikenakan biaya – karena pelanggan yang menonton secara streaming di platform-nya sudah membayar langganan, pengadilan mengatakan, Netflix memiliki “kewajiban membayar harga layanan ke SK Broadband.” SK memperkirakan biaya tersebut mencapai 27,2 miliar won atau sekitar Rp23 juta untuk tahun 2020 saja.

“Kami akan meninjau klaim yang diajukan SK Broadband terhadap kami. Sementara itu, kami terus mencari dialog terbuka dan mengeksplorasi cara bekerja dengan SK Broadband untuk memastikan pengalaman streaming yang lancar bagi pelanggan bersama kami,” kata Netflix menanggapi tuntutan SK.

Kesuksesan Netflix di Korea dan acara Korea populer di Amerika Serikat mulai mencapai puncak sejak 2020 lalu. Dan kesuksesan semakin meningkat sejak Squid Game ditayangkan. CEO Netflix Ted Sarandos bahkan menyatakan drama Korea Selatan tersebut sebagai yang paling populer yang pernah ada, serta mencapai posisi puncak hanya dalam waktu empat hari setelah dirilis.

Pos terkait