Panas Mendidih Bawa Petaka, RI Kebakaran dari Sumatra-Papua Ribuan Ha

1 jam yang lalu 4

Kebakaran rimba dan lahan (karhutla) terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia pada periode 8-10 Agustus 2026.

Petugas berupaya memadamkan api nan membakar Bukit Pindul, Dukuh Girisono RT 03 RW 05, Desa Gunung Gajah, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah pada Senin (10/8). (Dok. BPBD Kab. Klaten)

Kebakaran rimba dan lahan (karhutla) terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. Berdasarkan laporan nan diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)  pada periode 8–10 Agustus 2026, beberapa kejadian karhutla dilaporkan di Kabupaten Klaten, Kabupaten Magetan dan Jombang, serta Kabupaten Seram Bagian Timur. Seluruh kejadian tidak menimbulkan korban jiwa dan api telah sukses dipadamkan. (Dok. BPBD Kab. Klaten)

Petugas berupaya memadamkan api nan membakar Bukit Pindul, Dukuh Girisono RT 03 RW 05, Desa Gunung Gajah, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah pada Senin (10/8). (Dok. BPBD Kab. Klaten)

Hingga 9 Agustus 2026, luas lahan terbakar di enam provinsi prioritas tercatat sekitar 48.889,69 hektare. Luasan terbesar berada di Kalimantan Barat sekitar 28.680,47 hektare, disusul Riau 15.551,76 hektare, Kalimantan Tengah 3.069,52 hektare, Sumatera Selatan 664,87 hektare, Jambi sekitar 540 hektare, dan Kalimantan Selatan 383,07 hektare. (Dok. BPBD Kab. Klaten)

Petugas berupaya memadamkan api nan membakar Bukit Pindul, Dukuh Girisono RT 03 RW 05, Desa Gunung Gajah, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah pada Senin (10/8). (Dok. BPBD Kab. Klaten)

Penampakan kebakaran rimba dan lahan terjadi di sekitar puncak Bukit Pindul, Dukuh Girisono RT 03 RW 05, Desa Gunung Gajah, Kecamatan Bayat, kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, pada Senin (10/8) sekitar pukul 00.09 WIB. Kebakaran diduga dipicu oleh pembakaran serasah. Luas lahan terdampak diperkirakan mencapai dua hektare. (Dok. BPBD Kab. Klaten)

Upaya petugas campuran dalam memadamkan api nan membakar area bukit di Dusun Waililan, Negeri Bula, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku, Senin (10/8). (Dok. BPBD Kab. Seram Bagian Timur)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten berbareng relawan penanggulangan bencana, relawan Masyarakat Peduli Api (MPA), Perhutani, dan penduduk sekitar melakukan penanganan, asesmen, dan koordinasi di lokasi. Api sukses dipadamkan pada pukul 01.15 WIB dan kondisi dinyatakan selesai. (Dok. BPBD Kab. Seram Bagian Timur)

Upaya petugas campuran dalam memadamkan api nan membakar area bukit di Dusun Waililan, Negeri Bula, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku, Senin (10/8). (Dok. BPBD Kab. Seram Bagian Timur)

Sementara itu, di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kebakaran rimba terjadi di wilayah Gunung Bungkuk, Kecamatan Parang, nan meliputi Desa Mategal dan Desa Bungkuk pada Minggu (9/8). Penyebab kebakaran tetap dalam penyelidikan. Luas lahan nan terbakar diperkirakan mencapai lima hektare, terdiri atas sekitar tiga hektare di Desa Mategal dan dua hektare di Desa Bungkuk. (Dok. BPBD Kab. Seram Bagian Timur)

Upaya petugas campuran dalam memadamkan api nan membakar area bukit di Dusun Waililan, Negeri Bula, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku, Senin (10/8). (Dok. BPBD Kab. Seram Bagian Timur)

Personel BPBD Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Magetan berbareng unsur pemadam kebakaran, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta penduduk setempat melakukan penanganan menggunakan peralatan manual. Api sukses dipadamkan pada hari nan sama sekitar pukul 23.00 WIB. (Dok. BPBD Kab. Seram Bagian Timur)

Upaya petugas campuran dalam memadamkan api nan membakar area bukit di Dusun Waililan, Negeri Bula, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku, Senin (10/8). (Dok. BPBD Kab. Seram Bagian Timur)

Masih di Provinsi Jawa Timur, kebakaran lahan juga terjadi di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, pada Minggu (9/8) sekitar pukul 10.50 WIB. Kebakaran diduga berasal dari sisa pembakaran sampah nan tidak diawasi sehingga api kemudian meluas. Lahan nan terbakar diperkirakan mencapai dua hektare. (Dok. BPBD Kab. Seram Bagian Timur)

Tim BPBD Kabupaten Banyumas berupaya memadamkan api dengan peralatan sederhana. (Dok. BPBD Kabupaten Banyumas)

Sementara itu di Banyumas, tiga hektare lahan di Desa Kasegeran, Kecamatan Cilongok, terbakar pada Minggu (9/8) pukul 11.00 WIB. Api sukses dipadamkan oleh tim campuran nan terdiri dari BPBD Kabupaten Banyumas, Koramil dan Polsek Cilongok, Polisi Hutan, Pemerintah Desa Cilongok, serta relawan pada pukul 17.38 WIB. (Dok. BPBD Kabupaten Banyumas)

Kondisi kebakaran nan terjadi di sebuah area lahan rimba di Gunung Malanu, Kelurahan Malanu, Distrik Sorong Utara, dan Kelurahan Rufei, Distrik Sorong Barat, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, pada Sabtu (8/8) pukul 22.13 WIT. (Dok. BPBD Kabupaten Sorong)

Kondisi kebakaran juga terjadi di sebuah area lahan rimba di Gunung Malanu, Kelurahan Malanu, Distrik Sorong Utara, dan Kelurahan Rufei, Distrik Sorong Barat, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, pada Sabtu (8/8) pukul 22.13 WIT. (Dok. BPBD Kabupaten Sorong)

Selengkapnya