Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina (Persero) lewat Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Pulau Baai menghadirkan ruang kelas darurat di SMPN 19 Kota Bengkulu, Kelurahan Padang Serai, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Rabu (26/8/2026).
Fasilitas tersebut merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Patra Niaga nan ditujukan untuk membantu aktivitas belajar mengajar selama proses pemulihan sarana pendidikan. Sebelumnya, sebanyak 192 siswa kudu mengikuti aktivitas belajar mengajar dalam dua shift, ialah pagi dan siang, akibat keterbatasan ruang kelas.
Dalam aktivitas tersebut, Pertamina Patra Niaga menyerahkan empat unit tenda, 160 unit meja dan kursi, enam papan tulis, serta enam unit kipas blower sebagai akomodasi penunjang ruang belajar sementara. Dengan tersedianya akomodasi tersebut, aktivitas belajar mengajar siswa sekarang dapat kembali berjalan secara lebih normal dan nyaman.
Di dalam sambutannya, Manager CID Planning, Monev, and Reporting, Edward Manaor Siahaan, mengatakan bahwa pendidikan menjadi salah satu aspek nan terus menjadi perhatian Pertamina Patra Niaga, khususnya dalam kondisi nan memerlukan kerjasama beragam pihak.
"Melalui program TJSL, kami memandang pendidikan sebagai fondasi krusial bagi masa depan anak-anak. Karena itu, kami antusias mengambil bagian dalam proses pemulihan ini. Kami berambisi akomodasi nan diberikan dapat membikin aktivitas belajar lebih nyaman, efektif, dan berfaedah bagi siswa. Terima kasih kepada seluruh stakeholder nan telah mendukung proses ini," ujar Edward dalam siaran persnya, Jumat (28/8/2026)
VP Corporate Communications Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan bahwa kondisi pascakebakaran tidak semestinya menghalang siswa untuk tetap mendapatkan pengalaman belajar nan layak.
"Pemulihan pascakebakaran tentu memerlukan proses dan kerjasama dari beragam pihak. nan terpenting bagi kami adalah memastikan anak-anak tetap mempunyai ruang untuk belajar, tumbuh, dan mengejar cita-citanya. Semoga kehadiran ruang belajar sementara ini dapat membantu para siswa dan pembimbing kembali menjalankan aktivitas pembelajaran dengan nyaman," ujar Kitty.
Menurut Kitty, kehadiran Pertamina di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan fasilitas, tetapi juga melalui aktivitas nan memberikan nilai tambah bagi penerima manfaat.
"Melalui aktivitas ini, kami mau menghadirkan faedah nan lebih dari sekadar sarana. Edukasi mengenai daya dan keselamatan diharapkan dapat menjadi bekal bagi para siswa dalam kehidupan sehari-hari," tambah Kitty.
Tidak hanya penyerahan sarana belajar, aktivitas juga diisi dengan edukasi daya mengenai produk Pertamina serta training keselamatan oleh tim Health, Safety, Security & Environment (HSSE). Para siswa mendapatkan edukasi mengenai kewaspadaan terhadap api dan langkah memadamkan api secara kondusif melalui praktik sederhana. Kegiatan berjalan interaktif dengan kuis ringan berhadiah bagi para siswa.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan terkait, di antaranya Pemerintah Kota Bengkulu, BPBD Kota Bengkulu, Sentra Dharma Guna Bengkulu, serta jejeran Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel dan Fuel Terminal Pulau Baai.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Ilham Putra, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pertamina Patra Niaga terhadap keberlangsungan pendidikan di SMPN 19 Kota Bengkulu.
"Kami sangat berterima kasih kepada Pertamina Patra Niaga atas support dan perhatian nan diberikan. Fasilitas ini sangat berfaedah bagi sekolah dan para siswa, terutama agar proses pembelajaran tetap melangkah dengan baik selama masa pemulihan," ujar Ilham.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala SMPN 19 Kota Bengkulu, Lia Anggraini. Menurutnya, support nan diberikan sangat membantu sekolah menyediakan ruang belajar sementara bagi siswa.
"Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan support Pertamina Patra Niaga. Fasilitas ini sangat berfaedah bagi sekolah dan anak-anak. Semoga semangat belajar siswa terus tumbuh dan mereka tetap bisa belajar dengan nyaman serta meraih prestasi meskipun sekolah tetap dalam proses pemulihan," tutur Lia.
Melalui program TJSL tersebut, Pertamina Patra Niaga turut berkontribusi dalam menjaga keberlangsungan aktivitas pendidikan sekaligus memberikan edukasi daya dan keselamatan bagi generasi muda. Inisiatif ini sejalan dengan kontribusi perusahaan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan Tujuan 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]

59 menit yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·