PeduliLindungi terintegrasi ekosistem GoTo, permudah terapkan prokes

  • Whatsapp

Pelaksanaan contact tracing dengan memanfaatkan teknologi sangat penting untuk dapat mempercepat penanggulangan COVID-19

Jakarta (ANTARA) – Aplikasi pelacakan kontak PeduliLindungi, yang digunakan untuk membantu mengatasi penyebaran COVID-19, kini telah tersedia di aplikasi Gojek dan Tokopedia, bagian dari GoTo.

Tersedianya fitur PeduliLindungi di ekosistem GoTo ini merupakan kerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI agar masyarakat dapat lebih mudah menerapkan protokol kesehatan ketika berkunjung ke lebih dari 10.000 fasilitas umum di berbagai kota di Indonesia.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, melalui keterangan resminya, mengatakan pentingnya penggunaan PeduliLindungi untuk memperkuat upaya pengendalian COVID-19, sehingga masyarakat diimbau untuk melakukan check-in secara mandiri dengan memindai QR Code PeduliLindungi di fasilitas umum.

Baca juga: Bali terima bantuan 70 konsentrator oksigen dari GoTo

“Pelaksanaan contact tracing dengan memanfaatkan teknologi sangat penting untuk dapat mempercepat penanggulangan COVID-19. Saya mengapresiasi dukungan GoTo yang responsif dalam menjadi yang pertama di industri untuk menyediakan akses ke aplikasi PeduliLindungi di Gojek dan Tokopedia, yang saya harapkan dapat memudahkan partisipasi jutaan pengguna di Indonesia saat harus beraktivitas di tempat umum dengan menerapkan protokol kesehatan. Kami berharap platform digital lain dapat mengikuti langkah GoTo untuk memperkuat pilar deteksi dengan contact tracing,” kata Menkes.

Lebih lanjut, Budi Gunadi Sadikin mengatakan “Dengan kerja sama ini, seluruh proses verifikasi dan pemrosesan menjadi wewenang PeduliLindungi. Sehingga, masyarakat tetap merasa aman dan nyaman menggunakan aplikasi apa pun untuk mengakses PeduliLindungi.”

Dukungan GoTo untuk semakin memudahkan masyarakat mengakses PeduliLindungi melalui aplikasi Gojek dan Tokopedia ini seiring dengan kebijakan pemerintah yang secara bertahap mendorong aktivitas ekonomi dengan membuka ruang-ruang fasilitas umum, seperti mall, restoran, kantor, sekolah, tempat keagamaan, dan hotel, serta menyelenggarakan beberapa acara publik.

Baca juga: GoTo Financial tingkatkan peluang bisnis UMKM ritel lewat KONTAG

Saat ini, GoTo memiliki lebih dari 100 juta pengguna aktif bulanan, lebih dari 11 juta mitra usaha dan UMKM, serta lebih dari 2 juta mitra driver di Asia Tenggara.

“Tersedianya PeduliLindungi di aplikasi Gojek dan Tokopedia, yang dalam waktu dekat juga akan hadir di aplikasi mitra driver GoPartner, merupakan bentuk dukungan GoTo untuk turut memberikan keamanan bagi masyarakat saat berkunjung ke fasilitas umum,” kata Chief Public Policy and Government Relations GoTo, Shinto Nugroho.

“Sejalan dengan ini, para pelaku usaha, termasuk UMKM, dapat bangkit bersama untuk kembali secara leluasa beraktivitas dan berusaha. Secara tidak langsung, inisiatif ini dapat mendorong pemulihan ekonomi nasional dengan melibatkan berbagai elemen bangsa secara gotong royong,” imbuhnya.

Fitur PeduliLindungi dapat diakses di aplikasi Gojek dan Tokopedia baik di Android maupun iOS (dalam waktu dekat fitur PeduliLindungi akan tersedia bagi pengguna Gojek di iOS).

Sejak awal pandemi, GoTo selalu berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam upaya mengendalikan danm penanggulangan COVID-19 dan upaya pemulihan ekonomi nasional. Sebelumnya, GoTo meluncurkan berbagai inisiatif untuk membantu masyarakat yang terpapar COVID-19, termasuk inisiasi Rumah Oksigen Gotong Royong dan donasi lebih dari 1.100 konsentrator oksigen melalui Kemenkes RI dan pemerintah daerah.

GoTo juga memberikan dukungan dan perlindungan bagi mitra-mitra melalui program vaksinasi, layanan kesehatan dan jaminan asuransi kesehatan, serta keringanan beban biaya harian untuk membantu operasional mitra driver.

Untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut mengenai fitur PeduliLindungi, masyarakat dapat mengunjungi blog Tokopedia dan blog Gojek.

Baca juga: GoTo siap dorong pemulihan ekonomi melalui digitalisasi

Baca juga: GoTo donasikan 1.000 unit konsentrator oksigen
 

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pos terkait